Masyarakat Bangka Belitung Minta Cabut HTI
Dipicu dengan anggapan masyarakat bahwa keberadaan delapan HTI yang ada di Babel kurang bermanfaat.
Laporan Wartawan Bangka Pos Putrie Agusti Saleha
POSBELITUNG.CO - Rapat koordinasi perencanaan pembangunan Badan Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diadakan di Hotel Cordella Selasa (27/03/2018) membahas terkait permintaan masyarakat untuk mencabut HTI (Hutan Tanaman Industri) yang ada di Bangka Belitung.
Hal ini dipicu dengan anggapan masyarakat bahwa keberadaan delapan HTI yang ada di Babel kurang bermanfaat.
"Ini menjadi suatu masalah untuk kita karena masyarakat ingin semua HTI yang ada di Babel dicabut karena mereka merasa kurang bermanfaat. Saya kira adanya sesuatu yang misspersepsi disini." sebut Syahrudin selaku Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bangka Belitung.
Masyarakat menginginkan agar kawasan tersebut dimanfaatkan untuk lahan pertanian dan perkebunan mereka.
"Saya bilang tolong sampaikan kepada dinas kehutanan bahwa yang namanya HTI itu berada dalam kawasan hutan dan kawasan tersebut tidak bisa digunakan untuk diapa-apakan apalagi untuk bertanam sahang dan berkebun lainnya." Sebutnya.
Selanjutnya, disampaikan oleh Syahrudin bahwa pemanfaatan hutan produksi hanya dapat melalui HTI, HTR (Hutan Tanaman Rakyat) dan Taman Hutan Rakyat (Tahura).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/suasana-rapat-koordinasi-perencanaan-pembangunan-badan-lingkungan-hidup-provinsi-bangka-belitung_20180327_125209.jpg)