Sosok Starla Dalam Surat Cinta Virgoun Ternyata Seindah Ini, Begini Kisahnya

Virgoun yang juga penulis lirik mengaku membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk merampungkan lagu ini.

Tayang:
Pos Belitung/Kolase
Virgoun dan keluarga 

POSBELITUNG.CO - Tentunya sudah tak asing mendengar lirik dari lagu Surat CInta Untuk Starla yang dinyanyikan Virgoun.

Lagu ini benar-benar membius banyak penikmat musik di tanah air.

Virgoun yang juga penulis lirik mengaku membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk merampungkan lagu ini.

Perjalanan waktu yang ditempuh untuk menghasilkan karya yang populer seperti ini memang bukan satu bulan atau dua bulan.

Prosesnya cukup panjang dan penuh kebimbangan.

Posbelitung.co mengutip sebuah video yang diunggah akun Bintang.com berisi tentang pengakuan Virgoun di balik kisah lagu Surat Cinta Untuk Starla.

Baca: Belitung Butuh 13 Dokter dan Tenaga Medis Lainnya, 900 Usulan CPNS 2018 Masuk Database

Meski sudah diunggah sejak 13 April 2017, masih saja yang belum tahu siapa Starla itu sebenarnya?

Dan mengapa ada surat cinta kepadanya?

Virgoun menjelaskan hal tersebut. 

Begini pengakuannya :

Kalau untuk ide menulis itu sudah tahun 2008 sebenarnya.

Gua pingin bikin satu lagu yang diiringin mesin tik cuma gua gak tahu judulnya apa, jadi gua bikinin dulu musiknya.

Bikin part gitarnya bikin part mesin tiknya terutama bikin dupping, cuma udah stag sampai situ saja.

Baru sampai tahun 2013 kemarin gua sudah menemukan liriknya sepotong-sepotong, baru sampe reffnya dulu gua nemu, baru akhirnya kepikiran lagi.

Flashback yuk dulu gua pernah bikin lagu pengen punya lagu yang pake mesin tik yuk sekalian kita bikin match, akhirnya terus gua bikin temanya surat cinta.

Cuma surat cinta untuk siapa gua kayaknya gak mungkin dong bisa, pada saat itu gua masih umur-umur 23, eh 25 atau 26 jadi gua belum menentukan tambatan hati gua. 

Jadi kalau gua bikin buat ini entar takutnya gak jadi, akhirnya gua hold, itu lagu gua hold setelah gua punya anak akhirnya gua bikin lagu ini.

Gua pakai nama anak gua, bentuk cinta gua yang paling besar terhadap istri gua adalah buah hati kita berdua.

Gua nulis lirik ini se universal mungkin bisa dipake buat pasangan bisa dipake buat Tuhan juga. Karena emang gua nulis telah habis untuk cinta ini tak lagi tersisa untuk dunia itu memang lebih ke sastranya lebih ke Tuhan kalau orang yang nyampa gitu.

Temanya, dasarnya adalah lagu cinta yang universal, doanya gua kasih nama anak gua biar memang ini rejeki anak gua.

Untuk ngerjain demo kasarnya itu butuh waktu hampir, karena waktu itu ya gua masih sibuk sama Last Child agak lumayan ke delay beberapa kali sampai akhirnya gua nyerah.

Karena waktunya gak ada akhirnya gua serahin ke pihak label cariin gua musik arranger/music director untuk ngerjain musiknya. jadi emang dari gua itu lagu sudah segitu karena gua gak ada waktu buat bolak-balik ke studio ngerjain single ini gak mungkin fokus akhirnya gua serahin ke music arangger waktu itu mas Tito. 

ada dua ornag yaitu mas Tito dan mas Ginda Bastari dia gitaris the Blues kalau mas Tito itu arrangernya dan pemain keyboardnya Yovie Widianto. 

Komentar warganet :

M yusrif Guntur lagu lo berkah Bro, mbuat orang makin sayang bini

Nospa 888 jujur, music ini bikin w makin sayang sama istri w,, salut sama istri w, yg super duper sabar, setia dampingin w dari hidup susah, sampai w bisa layak menghidupi keluarga w

Eko Dharmawan lagu nii ngingetin w bgt. buat sllu setia smpai tua

Lirik lagu :

Kutuliskan kenangan tentang
Caraku menemukan dirimu
Tentang apa yang membuatku mudah
Berikan hatiku padamu

Takkan habis sejuta lagu
Untuk menceritakan cantikmu
Kan teramat panjang puisi
Tuk menyuratkan cinta ini

Telah habis sudah cinta ini
Tak lagi tersisa untuk dunia
Karena tlah kuhabiskan
Sisa cintaku hanya untukmu

Aku pernah berpikir tentang
Hidupku tanpa ada dirimu
Dapatkah lebih indah dari
Yang kujalani sampai kini

Aku slalu bermimpi tentang
Indah hari tua bersamamu
Tetap cantik rambut panjangmu
Meskipun nanti tak hitam lagi

Bila habis sudah waktu ini
Tak lagi berpijak pada dunia
Telah aku habiskan
Sisa hidupku hanya untukmu

Dan tlah habis sudah cinta ini
Tak lagi tersisa untuk dunia
Karena tlah kuhabiskan
Sisa cintaku hanya untukmu

Untukmu
Hidup dan matiku

Bila musim berganti
Sampai waktu terhenti
Walau dunia membenci
Ku kan tetap disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved