Breaking News:

Kemenpar Tinjau Prospek Pariwisata Pulau Kecil, Wagub Babel :'Pengembangan Tak Boleh Menjual Pulau'

Wisata pulau-pulau kecil di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai dilirik oleh kementerian pariwisata

4.bp.blogspot.com
Pulau Putri 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

POSBELITUNG.CO - Keindahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai dilirik oleh kementerian pariwisata untuk mengembangkan wisata pulau-pulau kecil di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah mengatakan kunjungan sekjen kemenpar Ukus Kuswara bersama rombongan ke Babel, juga turut mengajak mitra usaha pengembang pariwisata untuk melihat potensi pulau-pulau kecil di Utara Pulau Bangka kecamatan Belinyu dan Pulau Belitung.

"Sekjen Kemepar juga membawa mitra usaha, mereka mau lihat prospek pulau-pulau kecil di Babel seperti geosite, dan marine park. kita kan tau Bangka memiliki potensi keindahan alam, mereka juga akan ke Belitung," kata Fatah, Rabu (4/3/2018).

Fatah mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan ini, ia berharap pemerintah daerah juga dapat memanfaatkan ini untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki.

"Ini semacam stimulus dari kementerian pariwisata, dari hasil studi pengamatan mereka menyusur pulau-pulau kecil, menggambarkan rencana dan prospektif pengembangan bagaimana membangun kerjasama dengan pemerintah daerah," ujarnya.

Fatah menyebutkan, selama ini pihaknya intens menjalin komunikasi dengan Pemerintah pusat. Hal ini untuk mempercepat pengembangan pariwisata di Babel.

"Komunikasi kita intens dengan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pariwisata, sehingga mereka memahami langsung dan mereka langsung datang untuk menyusuri pulau kecil untuk direncanakan pengembangannya," katanya.

Pengembangan Pariwisata di Pulau Kecil Tak Boleh Sampai Menjual Pulau

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan dalam mengembangkan pulau-pulau kecil tidak boleh menjual pulau itu kepada pihak swasta.

"Enggak boleh pulau dijual, kalau mau dikembangkan sama-sama antara pemerintah dengan swasta," ujarnya, 

Ditanyai jika pulau-pulau kecil itu dikembangkan pihak swasta, ia mengatakan tak mempermasalahkan hal itu. Namun, pengelolaan pulau kecil itu tidak boleh sepenuhnya oleh pihak swasta.

"Jangan diberikan total kepada investor enggak bisa, tapi mengedepankan model kerjasama sehingga ada kontrol, kemudian yang berkaitan pengembangan kawasan mereka, infrastruktur pemerintah," katanya.

Disinggung soal kepemilikan pulau secara pribadi, ia mengatakan hal itu disesuaikan dengan kondisi daerah, dan masyarakat penghuni pulau tidak boleh menjual pulau dengan orang asing.

"Tergantung status pulau, seperti di Pulau Seliu itu kan penduduknya punya sertifikat tanahnya, tapi ini enggak boleh dijual dengan orang luar," katanya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved