Nama Pejabat Pemkab Beltim Dicatut, Minta Kirim Pulsa hingga Uang Rp 15 Juta

Saya bilang tidak ada, dan memang tidak ada. Habis itu karena saya bingung langsung kasih tau pak Syarial, dan yang terkirim hanya pulsa saja

Nama Pejabat Pemkab Beltim Dicatut, Minta Kirim Pulsa hingga Uang Rp 15 Juta
Pos Belitung/Disa Aryandi
Pelantikan pejabat eselon II di Pemkab Beltim, Kamis (19/4) terlaksana di halaman Pemda Beltim. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Perdagangan (PMPTSPP) Kabupaten Belitung Timur Liatim, Jumat (20/4/2018) belum masuk kantor sebagai pejabat baru, lantaran masih Dinas di luar kota. Namun nama pejabat pimpinan tinggi pratama ini sudah mulai heboh di lingkungan PMPTSPP.

Tidak diketahui pasti siapa pelaku pencatutan nama Liatim. Adapun modusnya dengan meminta uang pulsa kepada Bendahara PMPTSPP Beltim Susi. Melalui sopir kantor, Susi pun mengisi pulsa ke nomor yang yang sudah ditentukan pelaku.

"Ada dua nomor yang telah di isi oleh Ringga (sopir) yaitu nomor 082333380911 sebesar Rp 200 ribu dan nomor 085254784989 Rp 100 ribu," katanya.

Susi mengungkapkan, pulsa yang di isi oleh Ringga tersebut, atas perintah Bendahara, lantaran orang itu mengaku sebagai Liatim. Namun yang paling mengejutkan, orang yang menelpon Susi tersebut, meminta agar ia mencarikan uang sebesar Rp 15 juta untuk keperluan mendadak.

"Nah itu minta uang, katanya diminta pak Sekda. Itu aku mulai bingung, dimana ada uang kantor segitu, katanya nanti sore (kemarin) jam tiga sore dikembalikan. Habis itu aku kasih tau ke pak Syarial (kepala PMPTSPP) tidak ada itu," cerita Susi kepada posbelitung.co, Jumat (21/4/2018).

Orang yang mengaku sebagai Liatim ini, sempat mengkroscek melalui via telepon tersebut kepada Susi. Obrolan yang di lontarkan olehnya bertanya tentang uang kas Dinas PMPTSPP, Ganti Uang (GU) dan uang Dinas PMPTSPP yang ada di perbankan.

"Saya bilang tidak ada, dan memang tidak ada. Habis itu karena saya bingung langsung kasih tau pak Syarial, dan yang terkirim hanya pulsa saja Rp 300 ribu. Orang itu juga bilang, jangan kasih tau siapa-siapa diam saja. Saya tanya juga tadi, bukannya bapak ada di Bangka, habis itu dia diam," ujarnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved