Breaking News:

Antisipasi Dini, Yuk Kenali Gejala Kepikunan!

Dimensia atau kepikunan kerap menerpa orang lanjut usia apabila tidak diantisipasi sejak dini

Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kasubdit masalah kesehatan jiwa dewasa dan lanjut usia, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, Edwar idul riyadi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

POSBELITUNG.CO  - Dimensia atau kepikunan kerap menerpa orang lanjut usia apabila tidak diantisipasi sejak dini, penyakit kepikunan yang ditandai dengan kemunduran memori bisa menerpa siapa saja jika tidak menerapkan hidup sehat.

Dimensia merupakan ganguan fungsi kognitif yang banyak terjadi pada orang yang berusia diatas 60 tahun. Gangguan dimensia ada dua jenis yang pertama gangguan penyakit alzheimer dan dimensia gangguan vaskuler.

"Di Indonesia 60 persen dari gangguan dimensia menyerang para lansia, yang timbul jika usia semakin tua, dimensia gangguan vaskuler ini dipicu oleh struk dan hipertensi," kata Kasubdit masalah kesehatan jiwa dewasa dan lanjut usia, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, Edwar idul riyadi, di Hotel Puncak, Pangkalpinang, Senin (23/4/2018).

Ia menambahkan ada 10 gejala dimensia Alzheimer yang harus dikenali sehingga dapat dilakukan pencegahan.

Berikut Gejala Umum Dimensia Alzheimer

1. Gangguan daya ingat, seperti sering lupa kejadian yang baru terjadi, menanyakan dan menceritakan hal yang sama berulang kali.
2. Sulit fokus, sulit melakukan aktivitas seperti aktivitas sehari-hari, lupa cara melakukan perhitungan sederhana, lupa cara memasak.
3. Sulit melakukan kegiatan familiar, sulit untuk merencanakan atau menyelesaikan tugas sehari-hari.
4. Disorientasi, bingung akan waktu, tanggal, bahkan tidak tau jalan kembali ke rumah.
5. Kesulitan memahami visuo spasial, sulit membaca, mengukur jarak, membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin.
6. Gangguan Berkomunikasi, kesulitan mencari kata yang tepat untuk menjelaskan sesuatu, bingung untuk melanjutkan percakapan.
7. Menaruh barang tidak pada tempatnya, lupa meletakkan sesuatu, bahkan ada yang curiga dan menyembunyikan barang.
8. Salah membuat Keputusan.
9. Manarik Diri dari pergaulan, tidak memiliki semangat dan inisiatif untuk melakukan aktivitas atau hobby yang bisa dinikmati.
10. Perubahan perilaku dan kepribadian, emosi berubah drastis, menjadi bingung, curigaz depresi, mudah kecewa, dan marah.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved