Breaking News

Ratusan Warga Bantil dan Nelayan Toboali Unjuk Rasa ke Kantor PT Timah, Ini Pemicunya

Pengunjuk rasa asal Toboali ke PT. Timah Kota Pangkalpinang berangkat menggunakan bus dan kendaraan pribadi lainnya.

Ratusan Warga Bantil dan Nelayan Toboali Unjuk Rasa ke Kantor PT Timah, Ini Pemicunya
Bangkapos/Anthoni
Iring-iringan kendaraan pengunjuk rasa mendapat pengawalan jajaran Polres Bangka Selatan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

POSBELITUNG.CO - Ratusan warga desa Bantil dan sejumlah perwakilan kelompok nelayan di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, menggelar unjuk rasa ke kantor PT Timah Tbk, Kota Pangkalpinang, Senin (23/4/2018) pagi.

Mereka berangkat menggunakan bus dan kendaraan pribadi lainnya. Sebelumnya massa berkumpul di pantai Batu Perahu Toboali.

Iring-iringan kendaraan pengunjuk rasa mendapat pengawalan jajaran Polres Bangka Selatan, sepanjang perjalanan menuju kantor PT Timah Tbk Pangkalpinang.

Iring-iringan kendaraan pengunjuk rasa  mendapat pengawalan jajaran Polres Bangka Selatan
Iring-iringan kendaraan pengunjuk rasa mendapat pengawalan jajaran Polres Bangka Selatan (Bangkapos/Anthoni)

Kabag Ops Polres Bangka Selatan Kompol Erlicshon Pasaribu S.Ik, mengatakan aksi ini menyusul, penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK) Ponton Isap Produksi (PIP) di perairan Desa Bantil Kecamatan Toboali.

Sementara menurut warga belum ada sosialisasi terkait wacana beroperasinya PIP tersebut. Sementara SPK PIP telah diterbitkan.

" Tadi yang diperkirakan ada sebanyak 150 orang yang ikut aksi. titik kumpul massa di pantai batu perahu dan mendapat pengawalan kami. Aksi ini terkait timbulnya SPK PIP dari PT Timah. Menurut mereka Kenapa tidak ada sosialisasi sebelum diterbitkan SPK nya," ujar Erlicshon mewakili Kapolres AKBP Aris Sulistiono SH, MH, Senin (23/4/2018)

Penulis: oni
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved