Breaking News:

Merasa Banyak yang Tak Suka Dirinya, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, banyak elite politik di Indonesia yang membenci dirinya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Kompas.com/Putra Prima Perdana.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menghadiri Kampanye Akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Mayjen TNI Purnawirawan Sudrajat- Ahmad Syaikhu atau yang dikenal dengan nama Asyik di Monumen Perjuangan, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018). 

POSBELITUNG.CO  - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, banyak elite politik di Indonesia yang membenci dirinya.

Kebencian tersebut disebabkan karena dia selalu memprotes kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat.

“Saya diprotes elite politik di Jakarta. Elite di Jakarta enggak ada yang suka sama Prabowo. Emang gue pikirin,” kata Prabowo dalam orasinya saat menghadiri Kampanye Akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Sudrajat- Ahmad Syaikhu atau yang dikenal dengan nama Asyik di Monumen Perjuangan, Dipatiukur, Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018).

Prabowo menambahkan, salah satu statement dirinya yang mengundang kontroversi hingga akhirnya menjadi pangkal kebencian elite politik kepadanya adalah tentang kekayaan Indonesia yang tidak dinikmati bangsa sendiri.

“Saya, Prabowo Subianto, belasan tahun mengatakan, kekayaan bangsa Indonesia dicuri, mengalir keluar, tidak tinggal di Indonesia. Dikuasi satu persen saja tidak,” tuturnya.

Selain itu, Prabowo juga kembali mengkritik pemerintah yang belakangan ini membuka pintu untuk tenaga kerja asing masuk ke Indonesia.

“Kita tidak boleh benci sama orang asing. Kita harus belajar dari negara yang sukses. Tapi kalau orang asing jutaan datang mau ambil usaha kita, tanah kita, anak-anak kita mau hidup dari apa,” tuturnya.

Tidak hanya itu saja, lanjut Prabowo, dia mengatakan jika belakangan ini banyak yang mengatakan dirinya telah bangkrut dan tidak pantas lagi untuk maju sebagai Bakal Calon Presiden RI di ajang Pilpres 2019.

“Saya diejek, oleh orang yang saya bantu selama hidup. Dia bilang dia tidak didukung Prabowo karena Prabowo sudah bangkrut, tidak punya uang. Tapi saya tidak merasaa kecil hati. Biar rakyat tahu, biar saya tidak punya uang, jiwa raga saya diberikan untuk negara ini,” tandasnya.

Kompas TV Dalam kunjungannya, Prabowo berkeliling pesantren untuk menyapa para santri.
//

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved