Breaking News:

Polisi Minta Warga Berikan Informasi soal Bom Surabaya Melalui Pesan Pribadi

Polisi melalui akun Twitter Cyber Crime Polri meminta masyarakat memberikan informasi terkait teror bom Surabaya melalui pesan pribadi/Direct Message

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Laporkan Berita Hoax Pada Cyber Crime Polri 

POSBELITUNG.CO  - Polisi melalui akun Twitter Cyber Crime Polri meminta masyarakat untuk memberikan informasi terkait teror bom Surabaya melalui pesan pribadi / Direct Message (DM) pada Minggu (13/5/2018).

Dilansir dari akun Twitter @CCICPolri, gambar bendera merah putih dengan hastag #KAMITIDAKTAKUT di suarakan oleh akun Cyber Crime Polri.

Pesan tersebut bisa disampaikan melalui Twitter Polri yang sudah ter-verified.

"DM foto / video disekitar TKP : sebelum, saat dan setelah kejadian teror surabaya,

informasi anda sangat berharga" tulis Cyber Polri.

Akun Twitter Cyber Crime Polri
Akun Twitter Cyber Crime Polri (https://twitter.com/CCICPolri)

Twit dari Polri ini langsung menyebar luas ke akun-akun Instagram maupun akun populer lainnya.

Seperti akun Instagram @krishnamurti_91 yang merupakan petinggi Polri juga menyebarkan informasi ini melalui akun pribadinya.

Ia juga mengatakan bahwa akun-akun penyebar berita hoax juga bisa dilaporkan pada tim Cyber Crime Polri.

krishnamurti_91
instagram.com/krishnamurti_91

"Sebarkan..!! Sebarkan..!! Sebarkan..!! Sebarkan..!!

Sebarkan sebanyak2nya dan laporkan semua akun2 hoax, hate speech, pemecah belah dan pendukung terorisme. Identitas dilindungi..

Untuk pelaporan info yang masyarakat punya tentang kejadian Bom Surabaya silahkan DM screenshot dan link URL akun dan statusnya ke akun twitter resmi (verified) Direkrorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri www.twitter.com/CCICPolri," Tulis Khrisna Murti.

Tim Cyber Crime Polri sendiri merupakan divisi dari kepolisian yang khusus menangani tindakan kejahatan melalui media sosial.

Kejahatan Cyber Crime yang dialami oleh masyarakat seperti penipuan penjual online maupun akun yang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Divisi yang merupakan bentukan dari Tito Karnavian ini mulai ada sejak tahun 2017.

Dilandaskan pada  Undang-Undang (UU) nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (TribunWow.Com/Tiffany Marantika)

//
 
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved