Breaking News:

Hilal Tidak Dapat Terlihat Karena Tertutup Awan

Tim Hisab dan Rukyat Bangka Belitung tidak dapat melihat hilal, karena pandangan terhalang awan.

Penulis: Agus Nuryadhin | Editor: Ardhina Trisila Sakti
bangkapos/ agus nuryadhyn
Kakanwil Kemenag Babel DR H Muhammad Ridwan (kanan) saat melihat ke arah matahari terbenam menggunakan teropong 

Laporan Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

POSBELITUNG.CO -- Tim Hisab dan Rukyat Bangka Belitung tidak dapat melihat hilal, karena pandangan terhalang awan. Hilal berada pada -04 derajat 48 menit 20,95 detik berada sebelah selatan matahari dan posisi hilal sebelah kiri matahari.

Karena posisi hilal berada disampingnya dan tedholote mengarah ke arah tersebut dengan azimuth hilal 284 derajat 04 menit 50,48 detik dari titik utara sejati. Dan diputar searah jarum jam sampai 284 derajat itulah hilalnya dan hilal berada pada 288 derajat yang lewat hilal sebelah kanan.

"Pada pukul 17.53 wib, posisi hilal lebih dulu tenggelamnya dari matahari," jelas Akhmad Zakwan Tim Hisab Rukyat Kanwil Kementerian Agama Bangka Belitung, Selasa (15/5/2018).

Menurut Akhmad Zakwan bahwa hilal bisa dilihat kalau sudah diatas ufuk saat matahari terbenam. Namun harus memenuhi kriteria yang bisa dilihat oleh mata diatas 2 derajat.

Dikemukakan Akhmad Zakwan untuk hari ini sudah tidak bisa dilihat, maka besok bisa dilihat lagi.

"Besok Rabu 16 Mei 2018 pada saat maghrib untuk posisi hilal di seluruh Indonesia diatas 10 hingga 12 derajat," ungkapnya.

Hal ini kata Akhmad Zawan berdasarkan penjelasan dari Stasiun meteorologi kelas 1 Pangkalpinang bahwa tinggi hilal 12 derajat.

"Bila tinggi hilal 12 derajat, maka besok sudah dapat dilihat bahkan dengan mata mungkin bisa dilihat," ujar Akhmad Zakwan. Dengan syarat kata Akhmad Zakwan saat matahari terbenam ufuknya bersih.

"Bila tidak ada awan, ufuk bersih dan tidak ada asap saat matahari, kita arahkan posisi azimuth hilal ke sana mata akan bisa dilihat dengan teropong dan mata," katanya.

Sumber: Bangka Pos
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved