Hasil Rapat Terkait Kapal Isap Produksi di Jakarta, Gubernur: Kalau Tak Kondusif Jangan Beroperasi

Sehingga buat menyelesaikan persoalan ini, perusahaan harus mengambil langkah preventif dan menciptakan kondisi yang kondusif.

Hasil Rapat Terkait Kapal Isap Produksi di Jakarta, Gubernur: Kalau Tak Kondusif Jangan Beroperasi
IST
Surat undangan yang ditandatangani Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, terkait perihal paparan rencana operasional Kapal Isap Produksi (KIP). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman melakukan rapat dengan berbagai pejabat tinggi di Provinsi Bangka Belitung (Babel) terkait undangan yang tersebar sebelumnya tentang Kapal Isap Produksi (KIP), Selasa (29/5/2018).

Rapat tersebut dilaksanakan di kantor PT Timah Tbk perwakilan Jakarta di Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 15 Gambir, Jakarta Pusat.

Rapat ini, salah satunya menindaklanjuti hasil rapat sebelumnya tentang antisipasi demonstrasi KIP dan keberadaan KIP di wilayah Bangka Belitung.

Hadir pada rapat tersebut sebanyak 27 orang pejabat tinggi.

Erzaldi mengatakan, bahwa seluruh perusahaan (KIP) harus menciptakan kondisi yang kondusif dan aman.

Erzaldi tidak menginginkan, hanya karena KIP banyak masyarakat yang resah.

Sehingga buat menyelesaikan persoalan ini, perusahaan harus mengambil langkah preventif dan menciptakan kondisi yang kondusif.

"Kalau tidak kondusif jangan beroperasi. Forkominda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) akan membentuk tim untuk selalu memantau kondisi lapangan," kata Erzaldi kepada posbelitung.co, Selasa (29/5/2018).

Menurut Erzaldi, rapat tersebut perlu ditegaskan kembali bukan buat melakukan koordinasi operasional KIP.

Namun pembahasan hasil rapat keputusan kelompok kerja (pokja) 4 Menteri Koordinator Perekonomian atas operasional yang dihentikan sementara di Rambat.

"Ini juga, sekaligus mengumpulkan para operator KIP, agar dalam menjalankan operasional nya harus meperhatikan aturan-aturan yang ada, khususnya amdal dan perlunya sosialisasi kepada masyarakat," bebernya.

Sebelum terlaksananya rapat tersebut, surat undangan nomor 005/0450/ESDM_1 tertanggal 25 Mei 2018, Minggu (27/5/2018) menarik perhatian publik di Negeri Laskar Pelangi.

Sebab surat perihal paparan rencana Operasional Kapal Isap Produksi (KIP) tersebut, dinilai Gubernur Erzaldi Rosman blunder. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved