Breaking News:

Sebelum Membunuh Anak Angkat di Gereja, Pendeta Henderson Sempat Pamit Pergi dengan Korban

Disebut sebelum kejadian pembunuhan dilakukan Henderson mengaku pamit kepada istrinya untuk pergi ke Kabanjahe.

Tribun Medan/Indra Gunawan
Kakak ipar Henderson Sembiring, M Br Ginting duduk dekat ibunya yang sudah berusia 104 tahun Jum,at, (1/6/2018) 

POSBELITUNG.CO -- Beberapa pelaku pembunuhan kerap kali dikenal sebagai sosok yang baik oleh keluarganya.

Hal itu pula yang dialami oleh Henderson Sembiring, pendeta Gereja Sidang Rohkudus Indonesia (GSRI).

Meski dirinya telah diketahui tega membunuh anak jemaat sekaligus anak angkatnya, Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) di dalam area kamar mandi gereja yang terletak di dusun XII Desa Limau, Manis Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, namu Hendarson dikenal baik di lingkungannya.

Selain dikenal baik oleh keluarga, sosok Henderson juga dikenal baik selama ini oleh para warga di lingkungan tempat tinggalnya di Desa Nogo Rejo Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Berikut fakta-fakta mengenai sosok Henderson yang dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Medan.

1. Seorang petani karet

Kepala Desa Nogo Rejo, Suyono mengatakan kalau selama ini ia belum pernah menjelekkan nama desa.

Sehari-hari ia dikenal sebagai petani karet di lahannya sendiri.

"Ya bagus orangnya, selama ini gak ada yang aneh-aneh dilakukannya. Sama warga sini belum ada cacatnya lah. Baru kali ini saja kejadian seperti ini. Saya dan warga lain ya terkejut lah,"ujar Suyono Jumat, (1/6/2018).

2. Rajin Beribadah

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved