Breaking News:

Sebelum Membunuh Anak Angkat di Gereja, Pendeta Henderson Sempat Pamit Pergi dengan Korban

Disebut sebelum kejadian pembunuhan dilakukan Henderson mengaku pamit kepada istrinya untuk pergi ke Kabanjahe.

Tribun Medan/Indra Gunawan
Kakak ipar Henderson Sembiring, M Br Ginting duduk dekat ibunya yang sudah berusia 104 tahun Jum,at, (1/6/2018) 

5. Merawat Ibunya yang Sudah Tua

Saat diwawancarai Tribun-Medan.com , M Br Ginting ini sempat menangis.

Ia menyebut kalau sebenarnya adik iparnya itu merupakan orang yang baik dan orang yang penyanyang.

"Dia di rumahnya ini tinggal bersama mamakku yang sudah berusia 104 tahun. Kami saja anak-anaknya gak sanggup ngurus mamak kami ini, tapi dia sanggup. Sayang kali dia sama mamak kami ini,"kata M Br Ginting.

Meski sudah lanjut usia namun Henderson rajin membawa ibu mertuanya itu untuk beribadah di gereja yang ia pimpin yakni di Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa.

6. Sempat Pamit ke Istri

Disebut sebelum kejadian pembunuhan dilakukan Henderson mengaku pamit kepada istrinya untuk pergi ke Kabanjahe.

"Sebenarnya mau pergi ke Kabanjahe samanya mereka ini berdua (Henderson dan korban Rosalia). Tapi gak tau ntah apa yang terjadi sehingga bisa kejadian seperti ini. Kemarin kami terkejut kali dia yang disebut membunuh. Polisi semalam ramai ke rumah ini mencarinya. Rumahnya ini pun digeledahi,"kata M Br Ginting.

7. Istrinya Menangis Terus

I Br Ginting, istri pendeta Henderson Sembiring Kembaren pelaku pembunuhan terhadap Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) murung di dalam rumah setelah suaminya itu ditangkap oleh pihak kepolisian.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved