Rp 9,6 Miliar untuk Tempat Sampah, Kadis LH DKI Jakarta Berikan Penjelasannya

Isnawa mengatakan, perusahaan ini memang bergerak dalam bidang waste management dan perangkat pendukungnya.

Rp 9,6 Miliar untuk Tempat Sampah, Kadis LH DKI Jakarta Berikan Penjelasannya
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017). 

POSBELITUNG.CO - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan tidak ada tempat sampah buatan Indonesia dalam e-catalog LKPP (Lembaga Kebijakan Penyediaan barang/jasa Pemerintah).

Hanya ada dua perusahaan, yaitu satu menjual tempat sampah buatan Jerman dan satu lagi buatan Cina.

"Buatan dalam negeri itu enggak ada. Kalau ada yang buatan dalam negeri pasti kita pakai dalam negeri. Di LKPP itu tinggal dua, yang buatan Cina sama buatan Jerman," ujar Isnawa ketika dihubungi, Minggu (3/6/2018). 

Adapun, perusahaan importir tempat sampah ini adalah PT Groen Indonesia.

Isnawa mengatakan, perusahaan ini memang bergerak dalam bidang waste management dan perangkat pendukungnya.

Perusahaan ini pernah menyediakan tempat sampah yang sama untuk Surabaya.

"Jadi ini bukan perusahaan abal-abal, memang dia bergerak di bidang itu," kata dia.

Ini Penjelasan Kadis Lingkungan Hidup DKI Dinas LH DKI Jakarta membeli 2.600 tempat sampah ini dengan harga Rp 9,6 miliar.

Isnawa mengatakan harga ini juga tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan tempat sampah ukuran sama di pasaran.

Selain itu, pengadaan tempat sampah ini juga merupakan bagian dari modernisasi alat.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved