BUMD Batalkan Rencana Pasar Murah Daging Beku

PT Belitong Mandiri selaku BUMD Pemkab Belitung akhirnya memutuskan untuk membatalkan rencana pasar murah daging beku 2018

Pos Belitung/Dede Suhendar
Jajaran PT Belitong Mandiri dibantu anggota komunitas KUMBE melakukan distribusi daging beku kepada 22 BUMDesa di halaman kantor Satpol PP Kabupaten Belitung, Jumat (8/6). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - PT Belitong Mandiri selaku BUMD Pemerintah Kabupaten Belitung akhirnya memutuskan untuk membatalkan rencana pasar murah daging beku 2018, Sabtu (9/6/2018) di GOR Tanjungpandan.

Hal ini dikarenakan keterbatasan kuota daging beku yang diterima PT Belitong Mandiri dari supplier.

Berdasarkan informasi, kuota daging beku yang tiba Kamis (7/8/2018) malam berjumlah 6 ton, padahal rencananya untuk memenuhi kebutuhan membutuhkan 10 ton.

"Pertimbangannya dari pada nanti tidak cukup, kasihan masyarakat yang datang ngantri tapi tidak kebagian. Makanya dengan berat hati dan permohonan maaf, pasar murah itu kami batalkan," ujar Direktur PT Belitong Mandiri Azrul Azwar saat ditemui posbelitung, Jumat (8/6/2018) malam.

Meskipun demikian, daging beku bermerek Monbeef yang telah tiba telah didistribusikan kepada 22 BUMDesa di Kabupaten Belitung.

Ia menjelaskan pihaknya memang memprioritaskan kuota daging tersebut kepada BUMDes. Hal ini dikarenakan kondisi stok yang datang tidak sesuai dengan perencanaan.

Selain itu, berdasarkan rencana BUMDesa memang sudah melakukan pemesanan sekaligus pembayaran kepada BUMD.

"Mereka memang sudah bayar, karena kuota terbatas jadi mereka kami prioritaskan. Lalu secara tupoksi, kami selaku BUMD harus memberikan pembinaan kepada BUMDesa," katanya.

Ia menambahkan sebenarnya pasar murah bisa dilaksanakan jika pihaknya benar-benar memaksakan kuota tersebut. Akan tetapi, dengan stok terbatas secara otomatis tidak akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Bisa saja kami potong sana-sini tapi kalau tidak cukup percuma juga. Kasihan masyarakat nanti kalau tidak kebagian semua," ungkapnya.

Menurutnya hal tersebut menjadi pembelajaran bagi BUMD. Mengingat program pengadaan daging beku menjadi program perdana dalam sejarah BUMD Kabupaten Belitung.

Oleh sebab itu dirinya siap menanggung resiko yang muncul akibat pembatalan rencana pasar murah tersebut.

"Yang pasti ini jadi pembelajaran kami sebagai bahan evaluasi ke depannya," katanya. (N1)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved