Breaking News:

Banyak Urusan Administrasi, AMAK Babel Tuntut Kepastian Pejabat Lurah Selindung

Sekolompok orang yang dikoordinatori Lembaga Swadaya Masyarakat AMAK Babel menggelar demontrasi di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang

BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Audiensi antara AMAK ‎Babel dengan jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang di ruang OR, Kantor Wali Kota, Kamis (21/6/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos‎, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.CO - Sekolompok orang yang dikoordinatori Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) AMAK Babel menggelar demontrasi di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (21/6/2018) siang. Membawa sejumlah karton bertuliskan tuntutan, mereka sempat berorasi singkatmempertanyakan soal penunjukan dan kemimpinan Lurah Selindung.

AMAK Babel kemudian menggelar audiensi dengan Pjs. Wali Kota Pangkalpinang Asyraf Suryadin, Sekretaris Daerah Radmida Dawam, dan jajarannya di ruang OR Kantor Wali Kota.

"Kami menuntut karena adanya ketidakpastian kepemimpinan. Terakhir Pak Camat menunjuk Deny Antariksa sebagai Lurah Selindung. Beliau masuk cuma satu kali. Saat ini masyarakat ‎musim masuk sekolah, perlu bikin surat SKTM dan lain-lain, Plt-nya jarang masuk. Kalau tidak mampu, bilang tidak mampu,"ujar Sekretaris AMAK Babel Wantoni saat beraudiensi.

Dia menyebut, selama enam bulan sudah ada empat kali penunjukkan Plt. Lurah Selindung (kemudian dikoreksi Camat Gabek Haris Munandar yakni sebanyak tiga kali). Ia menilai hal ini menjadi persoalan karena terjadi sejak lama.

Wantoni mengatakan, dari semua Plt, pihaknya srek dengan kepemimpinan Adly selaku Plt. Lurah Selindung sebelum dijabat pejabat saat ini Deny. Dia menilai Aldy bisa menyatukan warga dan turun ke kampung-kampung di Selindung.

Kinerjanya juga disebut bagus sebab menggratiskan pengurusan surat tanah.‎

"Setidaknya beliau sudah berempati dengan kami warga Selindung‎," kata dia.

Selain itu, Lurah Selindung sebelumnya yang telah pensiun dinilai juga masih memiliki pengaruh di pemerintahan Lurah Selindung.

AMAK Babel menginginkan Aldy menjabat sebagai Plt. Lurah Selindung.

"Karena dia bisa menyambungkan suara-suara kami. Tidak memecah belah kami," ujarnya.

Selain soal kepemimpinan Lurah Selindung yang menjadi tuntutan utama mereka, AMAK Babel juga menyuarakan persoalan lahan yang diperuntukkan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sudah mereka laporkan ke Kejaksaan Tinggi Babel.

Pihaknya menuntut Pemkot Pangkalpinang menseriusi persoalan lahan tersebut dengan turun langsung ke lokasi sebab warga merasa dirugikan jika lahan tersebut dijadikan RTH tanpa melibatkan mereka.

"Itu tanah kami, Pak. Sebelum ada NKRI, tanah itu sudah ada. Tiba-tiba ‎dicaplok Pemkot. Kami meminta ganti rugi tentunya. Kalau tidak, kami bawa ke peradilan," ucap dia.

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved