Kelapa Kampit Banjir

Banjir, Sebuah Warkop Hanyut Terseret Aliran Air di Kolong Cinte Kelapa Kampit

Sebuah warung kopi (warkop) di Desa Mayang, Kelapa Kampit hanyut terseret arus aliran Kulong Cinte...

Banjir, Sebuah Warkop Hanyut Terseret Aliran Air di Kolong Cinte Kelapa Kampit
Pos Belitung/Suharli
Warga Desa Mayang, Kelapa Kampit melihat warkop milik Sumarnadi yang hanyut terseret air. Pos Belitung/Suharli 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Sebuah warung kopi (warkop) di Desa Mayang, Kelapa Kampit hanyut terseret arus aliran Kulong Cinte, Kamis (28/6/2018).

Pemilik warkop Sumarnadi (52), warga Dusun Balai Selatan, mengaku baru mengetahui warkopnya hanyut sekitar pukul 05.00 WIB.

Rumah pemilik pun juga ikut terendam air sedalam 1 meter.

"Sebelumnya gak tahu kalau warkop hanyut, karena fokus di rumah yang juga terendam air," ujar Sumarnadi kepada posbelitung.co.

Lokasi warkop di pinggir Kulong Cinte tersebut merupakan warkop apung yang ditahan penyangga kayu.

"Warkop sebenarnya tegap berdiri biasa, karena derasnya air, tadi terseret sekitar 15 meter," kata Sumarnadi.

Menurut Sumarnadi, hujan serupa juga pernah terjadi pada 2017, tetapi tidak sampai merusak warkopnya.

Baru banjir kali ini arus deras menyeret warkopnya.

Kondisi warkop Sumarnadi tampak memprihatinkan, dimana bagian di bawah atap sudah terendam air.

Sehingga hanya tampak atapnya saja.

Sumarnadi belum bisa menafsirkan kerugian yang diakibatkan peristiwa itu.

Beruntung peralatan dan perabotan di warkop tersebut tidak ada.

Pasalnya warkop tutup sejak bulan ramadan lalu dan belum buka sampai sekarang.

Sedangkan perlengkapan untuk berjualan sudah diangkut ke rumah. (q5)

Penulis: Suharli
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved