Napi Bunuh DIri Loncat Dari Lantai 3 LP Setelah Dapat Surat Cerai dari Istri

Yanto (39), salah satu warga binaan yang mendekam di Rutan Klas I Tanjunggusta Medan nekat melakukan bunuh diri

Napi Bunuh DIri Loncat Dari Lantai 3 LP Setelah Dapat Surat Cerai dari Istri
Ilustrasi bunuh diri 

POSBELITUNG.CO, MEDAN -- Yanto (39), salah satu warga binaan yang mendekam di Rutan Klas I Tanjunggusta Medan nekat melakukan bunuh diri.

Narapidana kasus narkoba ini mengakhiri hidupnya dengan cara lompat dari lantai tiga.

Karena sempat mengalami luka parah, Yanto dilarikan ke Rumah Sakit Umum Bandung di Jalan Mistar.

"Karena lukanya cukup parah, korban kemudian meninggal dunia. Kejadian bunuh ini berlangsung pada Jumat (6/7) sore kemarin," kata Kanit Reskrim Polsek Helvetia, Iptu Rian, Sabtu (7/7).

//

Ia mengatakan, setelah dinyatakan meninggal dunia, pria yang ditangkap kasus narkoba di Belawan ini kemudian diserahkan pada pihak keluarga.

"Setelah hasil autopsi di RSU Bandung keluar, dan korban dinyatakan tewas murni karena bunuh diri, jenazahnya langsung kami serahkan pada pihak keluarga," tambah Kepala Rutan Klas I A Medan, Maju Amintas Siburian.

//

Ia mengatakan, setelah mengurus kepulangan jenazah, pihak rutan kemudian mengirim berkas kematian Yanto pada pihak pengadilan dan kejaksaan.

"SaudaraYanto ini masuk ke Rutan sejak November 2017. Saat ini, Yanto masih dalam masa sidang. Dia sudah lima kali menjalani sidang, namun belum diputus," kata Maju.

Dugaan sementara, yanto bunuh diri setelah mendapat surat cerai dari isterinya.

Namun, informasi ini belum dibenarkan polisi dan pihak rutan.(Tribun Medan)

Editor: ismed hasanuddin
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved