Breaking News:

Konflik Sosial di Babel Masih Wajar, Kesbangpol Babel: Pertambangan Picu Konflik Sosial di Babel

Ia tak menampik ada ancaman konflik sosial akibat pertambangan, namun yang tak kalah penting ialah adanya antisipasi.

Bangka Pos/Krisyanidayati.
Rapat Koordinasi Bersama Monitoring verifikasi dan Evaluasi Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tingkat Provinsi tahun 2018, di Bangka City Hotel, Rabu (18/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

POSBELITUNG.CO - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (18/7/2018) menggelar rapat Koordinasi Bersama Monitoring Verifikasi dan Evaluasi Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tingkat Provinsi tahun 2018 di Bangka City Hotel. 

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Bangka Belitung, Syahrudin mengatakan ada beberapa potensi konflik sosial di Babel yang harus diantisipasi seperti pertambangan.

Kendati demikian, menurutnya secara umum Babel terbilang kondusif dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Walaupun demikian, situasi ini harus tetap diawasi dan diantisipasi.

"Saya meyakini, kondisi di Babel ini aman. Adanya unjuk rasa terkait dinamika sosial ekonomi ini masih dalam tataran yang wajar, karena ini bisa ditangani sesuai dengan aturan dan kearifan lokal masyarakat," katanya dalam sambutannya.

Ia tak menampik ada ancaman konflik sosial akibat pertambangan, namun yang tak kalah penting ialah adanya antisipasi.

"Beberapa saat lalu potensi konflik sosial seperti pembakaran TI di Babar tahun 2017, tak kalah penolakan KIP oleh masyarakat Belitung yang sempat menyulut emosi untuk berpisah dari Babel, tapi pak gubernur sudah mengambil tindakan dengan menghentikan sementara hingga finalnya perda zonasi," katanya.

Pertambangan Picu Konflik Sosial di Babel

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin mengatakan pertambangan menjadi salah satu pemicu terjadinya konflik sosial di masyarakat Babel.

"Potensi konflik di Babel ini yang sekarang ini, ya masalah pertambangan. Ini berkaitan dengan sikap pro dan kontra masyarakat," kata Tarmin usai menghadiri acara rapat Koordinasi Bersama Monitoring verifikasi dan Evaluasi Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tingkat Provinsi tahun 2018, di Bangka City Hotel, Rabu (18/7/2018).

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved