Kondisi Saat Lapas 'Ditelanjangi' Temuan Video Porno Hingga Jual Beli Kamar Tahanan

Fakta kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia "ditelanjangi" oleh penegak hukum.

Kondisi Saat Lapas 'Ditelanjangi' Temuan Video Porno Hingga Jual Beli Kamar Tahanan
Ratusan barang elektronik yang disita Dirjen Pas Kemenkum HAM dari kamar tahanan terpidana korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung, Minggu (22/7). 

POSBELITUNG.CO  - Fakta kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia "ditelanjangi" oleh penegak hukum.

Polri, KPK hingga penyidik Bea Cukai. Kasus terakhir, operasi tangkap tangan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein yang diduga menjual belikan fasilitas lapas pada terpidana korupsi disertai sejumlah barang bukti suap.

Selain itu, terungkap pula ratusan barang elektronik yang tidak seharusnya berada di kamar tahanan justru tersimpan di tahanan. Dirjen Pas Kemenkum HAM menguras semuanya pada Minggu (22/7).

Baca: Lama Menjomblo, Seorang Remaja Nekat Jadi Polisi Gadungan Untuk Dapatkan Pacar Cantik

Mulai dari kulkas satu pintu dan dua pintu, rice cooker, pemanggang roti, dispenser, TV, speaker, tape, ponsel hingga uang ratusan juta.

Selain kasus itu, fakta lain kehidupan di lapas terkait dugaan kongkalingkong adalah terungkapnya modus pemerasan perempuan dengan video porno.

Pelakunya, penghuni Lapas Jelekong dengan ratusan korban perempuan. Kasus itu diungkap Satreskrim Polrestabes Bandung pada April 2018.

Baca: Leo Waspada Soal Masalah Rumah Tangga, Ini Prediksi Mingguan tiap Zodiak

Baca: Jadi Juri Ajang Kecantikan, HP Wulan Guritno Dicuri Saat Acara Live, Begini Kronologinya

Baca: Denny Sumargo Unggah Foto Peluk Cewek Sembari Pegang Benda Ini

Dalam kasus itu, modusnya, pelaku yang merupakan penghuni Lapas menggunakan ponsel dengan melalukan komunikasi via pesan whats app hingga media sosial.

Komunikasi via chat berlanjut hingga percakapan telfon. Merasa cukup intim dan dekat, pelaku merayu korban untuk telanjang di depan kamera kemudian pelaku merekamnya.

Rekaman video itu kemudian jadi alat untuk memeras korban. ‎Pelaku yang berkenalan dengan korban di media sosial menggunakan foto pria-pria tampan dan mencari korban perempuan secara acak di media sosial Facebook.

Baca: Sindir Tommy Soeharto, Pengamat Politik Ingat Monopoli Cengkeh dan Mobnas

Baca: Viral di Medsos, Bule Norwegia Persunting Gadis Aceh Berikut Foto-fotonya

Baca: Siap-siap, Pemilik 3 Zodiak Ini akan Mengalami Perubahan Saat Gerhana Bulan Total Tanggal 28 Juli

Semua modus yang dilakukan pelaku ini semuanya dilakukan di dalam kamar tahanan menggunakan ponsel. Padahal, ponsel jadi barang terlarang berada di dalam kamar tahanan.

Halaman
123
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved