Breaking News:

Ketika Gempa 6,4 SR, Dua Orang Pendaki Gapabel Berada di Gunung Rinjani

Dua orang pendaki Gabungan Pencinta Alam Belitung (Gapabel) berada di Gunung Rinjani, Lombok. ketika muncul gempa berkekuatan 6,4 SR.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Istimewa
Dua pendaki Gapabel, Sabtu (28/7/2018) ketika berada di puncak Gunung Rinjani. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dua orang pendaki Gabungan Pencinta Alam Belitung (Gapabel), Senin (30/7/2018) berada di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTT) ketika muncul gempa berkekuatan 6,4 SR.

Mereka adalah Azka Azuardi (27) dan Syepry Kurnaiawan (26) warga Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Dua putra Belitung tersebut, awalnya berangkat menuju NTT dari Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Senin (23/7/2018) pagi.

Dua pendaki Gapabel, Sabtu (28/7/2018) ketika berada di puncak Gunung Rinjani.
Dua pendaki Gapabel, Sabtu (28/7/2018) ketika berada di puncak Gunung Rinjani. (Istimewa)

Sebelum merasakan Gempa tersebut, Sabtu (28/7/2018) sekitar pukul 07.17 WIB, dua pendaki itu sempat memberikan kabar dan mengirimkan foto dengan memegang Bendera Gapabel, bahwa mereka sudah berada di puncak Gunung Rinjani.

Kondisi gempat itu dirasakan oleh keduanya ketika mereka berada di Pelawangan Gunung Rinjani. Saat itu dua pendaki ini sedang melakukan perjalanan menuju Segar Anak.

"Kami dalam kondisi aman bang. Kami sekarang berada di antara dua gunung (Pelawangan dan Segar Anak). Semua logistik, masih cukup," kata Azka kepada posbelitung.co.

Dua pendaki Gapabel, Sabtu (28/7/2018) ketika berada di puncak Gunung Rinjani.
Dua pendaki Gapabel, Sabtu (28/7/2018) ketika berada di puncak Gunung Rinjani. (Istimewa)

Kata Azka, kondisi mereka belum bisa melanjutkan perjalanan menuju Segar Anak, lantaran kondisi tidak memungkinkan. Terdapat puluhan kali gempa susulan, setelah Gempa 6,4 SR tersebut mengguncang mereka.

Saat ini mereka sedang bersama 400 orang pendaki lainnya, dan sedang menunggu instruksi dari tim SAR. Kabar nya 400 orang pendaki ini, akan dilakukan evakuasi oleh Tim SAR tersebut.

"Kami masih menunggu informasi dari tim SAR, sementara hanya bisa menunggu saja di sini dengan pendaki yang lain. Apa kah mungkin menuju Segar Anak, nanti kami menunggu instruksi dari Tim SAR," bebernya. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved