Jambret di Toboali Dicokok Tim Panther dalam Waktu 12 Jam

Berakhir sudah RP (19) satu dari sejumlah terduga kawanan Jambret yang akhir-akhir ini meresahkan warga Toboali

Jambret di Toboali Dicokok Tim Panther dalam Waktu 12 Jam
Bangka Pos / Anthoni
Konfrensi pers ungkap kasus Jambret oleh tim panther Polres Basel 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

POSBELITUNG.CO -- Berakhir sudah RP (19) satu dari sejumlah terduga kawanan Jambret yang akhir-akhir ini meresahkan warga Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

Pelaku dicokok tim Panther dan 3C besutan Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistyono SH,MH, 12 jam usai melancarkan aksinya. Pelaku dicokok di pencucian sepeda motor di jalan Raya Gadung Desa Gadung kecamatan, Toboali, Selasa (31/7/2018) sekira pukulu 08.00 WIB.

Dari tanagan pelaku tim Panther mengamankan barang bukti 1 (satu) unit HP merk Advan warna hitam milik korban Andini (16) warga jalan Teladan AMD Gang Teratai Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistyono SH, MH mengatakan, pelaku ditangkap 12 jam selang melancarkan aksinya. Sebelumnya pelaku melancarkan aksinya di jalan Batu Kapur, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (31/7/2018) dini hari tadi.

" Pelaku ditangkap 12 jam usai melancarkan aksinya . Sebelumnya kami menerima laporan : LP/ B-374/ VII/ 2018/ BABEL/ RES BASEL/ Sek Toboali, tanggal 31 juli 2018, Tkp di jl. Batu Kapur Kecamatan Toboali yang dilaporkan korban Andini," ujar Aris dalam konfrensi pers yang didampingi Wakapolres Kompol Suwinto S.Ik, dan Kasat reskrim Hary Kartono S.Ik, Selasa (31/7/2018) tadi sore.

Lebih lanjut dikatakan Aris, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. Sebab tak menutup kemungkinan masih ada TKP atau korban-korban lainnya. Namun dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui beraksi seorang diri.

Modus operandi yang dilakukan dirinya menyetop sepeda motor korban lalu menyandra kunci motor dan merampas telepon genggam yang milik korban.

"Modusnya menyalip korban, pelaku langsung menghentikan kendaraan korban dan mencabut kunci kontak lalu merampas 1 (satu) unit HP merk Advan warna hitam milik korban yg saat itu dipegang oleh pelaku. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 550.000," pungkasnya. (Ara)

Penulis: oni
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved