Breaking News:

VIDEO

Menolak Jadi Cawapres, Ustaz Abdul Somad Bicara Jujur Soal Kemampuannya

Dalam postingannya tersebut, ia seolah menolak rekomendasi ijtima ulama dan mendukung Habib Salim Segaf Al Jufri sebagai cawapres Prabowo.

Kolase Tribun Jabar
Ustaz Abdul Somad 

"Ustaz, mau nanya ni,sekarang lagi rame nyalonin ustaz (jadi cawapres), kira-kira gimana nih maju apa enggak?" tanya Arie Untung.

Mendengar pertanyaan itu, Ustaz Abdul Somad sempat tertawa kecil.

"jadi orang ini punya kemampuan masing-masing. jadi yang bisa ngukur itu ya diri kita. Kemampuan saya itu kan di kampus, di masjid, mengajar, mendidik. Jadi biarkanlah saya fokus menjadi umat," katanya dalam video itu.

"Dan saya memang disekolahkan cita-cita orangtua, keluarga, diri saya jadi guru ngaji. Ada sahabat kita guru kita seperti Habib Salim, dia doktor, pernah jadi menteri, dubes dan banyak tokoh-tokoh bangsa lainnya, ya kita dukung, Insya Allah," ucapnya.

Didukung Amien Rais

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai, Abdul Somad lebih tepat diusung sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi calon presiden Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

"Ustaz Abdul Somad saat ini adalah figur populer dan sangat kritis terhadap perkembangan sosial politik di Indonesia. Abdul Somad juga banyak mengkritisi persoalan-persoalan sosial dan politik," kata Amien Rais menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/7/2018), seperti dikutip Antara yang dilansir dari Kompas.com.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menjelaskan bahwa Abdul Somad adalah ahli agama, hafiz Al-Quran, dan banyak mengkritisi persoalan-persoalan sosial politik. Dalam Agama Islam, kata dia, keimanan itu ada tingkatan, yakni memberbaiki kesalahan dengan tangan atau kekuasaan, dengan lisan, serta dengan doa dalam hati.

Dikutip dari Tribunnews.com, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, Ustadz Abdul Somad (UAS) telah terbebas dari jebakan pilihan politik.

Menurut Fahri Hamzah, pilihan politik UAS menunjukkan bahwa dia tetap akan menjadi lentera dan akan tetap berbicara apa adanya.

Fahri Hamzah menilai UAS adalah dai atau ustadz (ustaz) yang selalu berbicara kejujuran, bicara apa adanya.

Halaman
123
Editor: Khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved