Diisukan Tak Halal Tapi Megawati dan Tukul Pernah Cicipi Masakan di Rumah Makan di Belitung Ini

Ramai Diisukan Tak Halal, Megawati Hingga Tukul Arwana Pernah Cicipi Masakan di Rumah Makan di Belitung Ini

Editor: Edy Yusmanto
tanyaapa.co
Deretan pesohor yang sempat mencicipi makanan di rumah makan yang ada di Belitung 

POSBELITUNG.CO - Beredar kabar melalui broadcast maupun unggahan di media sosial sejak Sabtu (18/8) mengenai dua rumah makan di Belitung diduga menyajikan produk berbahan tidak halal.

Bahkan beredar undangan terbuka di media sosial untuk menyikapi hal tersebut.

Dalam unggahannya, akun Facebook Juhri menyebutkan adanya dugaan adanya unsur hewan yang terkandung dalam makanan di rumah makan tersebut.

Dua rumah makan disebut Juhri dalam unggahannya. Satu diantaranya merupakan rumah makan yang sangat terkenal di Belitung dan di kalangan wisatawan.

(berbagai pertimbangan karena menyebutkan nama dan tidak ada disclamer dari yang bersangkutan, posbelitung.co tidak menampilkan facebook tersebut)

Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia Bangka Belitung (LPPOM MUI Babel) Nardi Pratomo pun angkat bicara.

Menurut Nardi, satu di antara rumah makan yang menyajikan mie khas Belitung tersebut memang sempat diaudit namun gugur akibat kulkas yang digunakan saat itu ditemukan sosis babi.

Namun pemiliknya menjamin itu digunakan pribadi bukan buat produksi rumah makan.

"Jadi kami gugurkan pengajuan sertifikasi halalnya, karena kulkas yang digunakan pribadi sama dengan kulkas buat produksi usaha," kata Nardi dihubungi Pos Belitung via telepon, Minggu (19/8) malam.

Setelah adanya isu tersebut, lanjut Nardi, pemilik rumah makan tersebut bersedia mengikuti persyaratan yang diajukan pihak LPPOM guna mendapatkan sertifikat halal.

"Hikmahnya setelah kejadian itu, pemilik mengajukan kembali sertifikasi halal dan menyatakan bersedia mengikuti persyaratan kami," ujarnya.

Menurut Nardi, pada Senin (20/8) hari ini, pihaknya akan mengirimkan auditor ke rumah makan tersebut buat mengaudit.

Termasuk dirinya akan turun langsung terkait pembinaan.

"Saya juga minta agar semua karyawan di rumah makan tersebut untuk kami berikan pelatihan sistem jaminan halal agar tidak lagi salah dalam mengimplementasikan makanan halal. Mereka pun bersedia, ini berarti iktikad baik untuk berubah," ucapnya sembari meminta masyarakat tidak perlu terprovokasi terkait isu tersebut.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved