Pembuatan Sertifikat Tanah Program Sehat Tidak Kunjung Selesai

Belasan sertifikat tanah untuk nelayan yang diusulkan melalui program bantuan Sertifikasi Hak Atas Tanah Nelayan tidak kunjung selesai.

Penulis: Disa Aryandi |
tribunnews
Ilustrasi sertifikat tanah. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Belasan sertifikat tanah untuk nelayan yang diusulkan melalui program bantuan Sertifikasi Hak Atas Tanah Nelayan (SeHAT) tidak kunjung selesai.

Usulan program tahun 2016 tersebut merupakan kerjasama antar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

Program pembuatan sertifikat tanah gratis untuk nelayan tangkap ini masih 'nangkring' di Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Belitung. Belum diketahui pasti, kendala yang dihadapi lantaran sertifikat tanah tersebut belum kunjung diselesaikan hingga kemarin.

"Kalau yang kami di Selat Nasik yang baru selesai kemarin 12 sertifikat, yang lainnya belum. Khusus di Desa kami saja kemarin ada 22 perumahan yang diusulkan, jadi sisanya belum selesai (ada 10 lembar sertifikat)," kata Kaur Pemerintah Desa Selat Nasik, Erwin Sudani kepada Posbelitung.co, Kamis (23/8/2018).

Erwin mengatakan, pekan kemarin mereka sudah melakukan pengecekan dan berkoodinasi kembali dengan BPN. Namun baru ada 12 lembar sertifikat milik nelayan selesai dikejarkan. Sebelumnya, pengusulan pengajuan sertifikat tersebut secara kolektif.

"Kami tidak mengetahui kendala mereka apa, informasi kemarin sih sudah selesai semua tinggal tandatangan saja dari pimpinan yang lama (sudah pindah tugas). Masyarakat sudah menunggu dan memang sudah bertanya-tanya soal sertifikat itu kepada kami," ujarnya.

Erwin menyebutkan, sebagian sertifikat tanah yang sudah selesai memang belum diserahkan ke masyarakat. Lantaran secara etika pengambilan sertifikat tersebut sebaiknya kolektif.

"Agar nanti tidak menjadi bahan pertanyaan, tau sendiri kalau masyarakat mereka bertanya kenapa yang kami belum selesai, itu yang kami hindari. Soalnya yang bertemu dengan masyarakat langsung nanti kami, dan sekarang kami menunggu kontak dari orang BPN," ujarnya. (*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved