Ikut Grup Gay Facebook, Mahasiswa di Surabaya Ini Jadikan 4 Bocah Tetangga sebagai Pelampiasan

BM mengaku perlakuan cabul ke anak-anak berjenis kelamin pria itu dilakukan lantaran terinspirasi dari grup facebook.

Editor: Fitriadi
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
BM (22) mahasiswa pelaku pencabulan 4 anak tetangga di Klampis Ngasem Surabaya. 

POSBELITUNG.CO - Empat bocah di Surabaya, Jawa Timur, menjadi korban pencabulan tetangganya.

Anak-anak berusia 9 hingga 11 tahun ini dinodai di usia yang masih begitu dini.

Pelakunya berinisial BM, pria 22 tahun yang merupakan mahasiswa di perguruan tinggi swasta di Surabaya.

Berikut fakta-fakta kasus pencabulan BM yang telah dirangkum oleh TribunJatim.com:

1. Korban Adalah Anak Tetangga

BM sudah dua bulan kos di wilayah Klampis Ngasem, Surabaya.

Selama dua bulan itu, ternyata ia mencabuli anak-anak tetangganya.

Rumah anak-anak tersebut pun hanya terpaut gang kampung.

"Pengakuannya baru dua bulan terakhir sejak kos di sana," ujar Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni pada TribunJatim.com, Jumat (24/8/2018).

"Ada laporan dari keluarga korban, ada upaya di cabuli di gang dekat rumahnya. Gangnya sama berbeda rumah."

"Kita dalami ada empat korban lainnya."

2. Modus Pertanyaan Tentang Sunat

Di tempat sepi BM memanggil korban dengan modus mengajak bermain.

Lalu ia menyuruh pelaku untuk memperlihatkan alat kelaminnya.

Alasannya ia ingin mengetahui anak itu sudah dikhitan/sunat atau belum.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved