Tren Selfie Dongkrak Orderan Melukis, Karya Ryan Payak dan Kiray Bikin Pengusaha Resto Terpincut

Tren selfie atau swafoto masa kini terus berkembang di tengah masyarakat Indonesia, tak terkecuali pulau Belitung.

Tayang:
posbelitung.co/kolase/facebook Ryan Payak dan Kiray
Ryan Payak (kiri) dan Kiray (kanan) sedang mengerjakan lukisan untuk sebuah resto. 

POSBELITUNG.CO - Tren selfie atau swafoto masa kini terus berkembang di tengah masyarakat Indonesia, tak terkecuali pulau Belitung.

Kondisi ini membuat sejumlah pengusaha café dan resto berlomba-lomba mendandani tempat mereka.

Upaya tersebut antara lain menggunakan lukisan.

Para seniman lukis lokal pun ikut merasakan dampaknya.

Satu contoh adalah Surya Lesmana alias Kiray, warga Kelurahan Pangkallalang, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Karya-karya lukisan Kiray membuat pengusaha resto jatuh hati dan kemudian meminta jasanya untuk melukis resto mereka.

“Sejak tiga tahun terakhir orderan melukis ini mulai bermunculan, umumnya dari café dan resto, potensinya ke depan memang lumayan menjanjikan karena untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang suka selfie,” kata Kiray kepada Pos Belitung, Kamis (2/8/2018).

Saat ini saja, Kiray sedang mengerjakan satu orderan untuk sebuah resto.

Menurutnya, orderan seperti itu akan terus bermunculan selama dunia maya atau internet masih eksis di tengah masyarakat.

“Ini saja, sudah ada yang selfie-selfie, padahal lukisannya belum jadi, hotel-hotel juga sudah mulai ada yang order,” kata Kiray.

Tak hanya pengusaha resto saja yang terpincut melihat karya-karya Kiray.

Netizen di media sosial facebook juga tampak senang melihatnya.

Satu contoh pada postingan 3 Agustus 2018.

Saat itu Kiray memosting karya lukis di sebuah dinding resto dan kemudian mendapat 312 like dari para netizen.

“Mantap la itu....bang,” kata seorang pelukis Belitong lainnya Dharmawan Engon dalam komentarnya di postingan tersebut.

Postingan karya lukisan Kiray di sebuah resto mendapat 312 like dari netizen.
Postingan karya lukisan Kiray di sebuah resto mendapat 312 like dari netizen. (Repro posbelitung.co/facebook Kiray Arcapada)

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Belitung Timur.

Adalah Mardiansyah atau “Ryan Payak” yang sejak setahun belakangan mulai menggarap orderan mural untuk café dan resto.

Salah satu karyanya diposting ke facebook pada 19 Juli 2018 lalu dan mendapatkan lebih dari 325 like dan 75 kometar.

“Ryan Payax dilawan....top markotop lah...,” kata Ardian Syamsiar dalam komentarnya di postingan tersebut.

Karya tersebut berupa lukisan dinding yang menggambarkan seorang pesepeda ontel bersama dua ekor anjing.

Postingan karya lukisan Ryan di sebuah resto mendapat 312 like dari netizen.
Postingan karya lukisan Ryan di sebuah resto mendapat 312 like dari netizen. (Repro posbelitung.co/facebook Ryan Payax)

“Lukisan itu order untuk sebuah warung dari seorang pemilik toko material di Damar, dan yang digambar sedang naik ontel itu adalah salah satu kawannya,” kata Ryan Payax kepada Pos Belitung, Kamis (2/8).

Ryan mengaku orderan mural memang sedang marak.

Pria asal Desa Mempaya, Kecamatan Damar ini bahkan sudah mendapat pesanan dari Manggar, Gantung, bahkan sampai Tanjungpandan.

Namun kendalanya adalah waktu karena pada sisi lain dirinya juga punya pekerjaan tetap.

Sedangkan soal konsep, biasanya bisa dari klien langsung atau murni usulan dari Ryan sendiri.

“Saya juga mengerjakan lukisan di kantor kecamatan Damar, sebagian gambarnya digunakan untuk selfie, kenang-kenangan tamu yang sudah berkunjung ke kantor camat,” ungkap Ryan.

Berita ini hasil wawancara Pos Belitung, pada 2 Agustus 2018 lalu. 

Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi kalian yah. (posbelitung.co/Wahyu Kurniawan)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved