Korban Pembunuhan Sadis di Cileungsi Buka Usaha Cukur Rambut Bareng Pelaku

Nasion Andi (56) korban pembunuhan sadis yang diduga oleh temannya sendiri rupanya memiliki usaha jasa cukur rambut di rumahnya didaerah Cileungsi

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Rumah korban pembunuhan sadis di Cileungsi, Rabu (12/9/2018) 

POSBELITUNG.CO--Nasion Andi (56) korban pembunuhan sadis yang diduga oleh temannya sendiri rupanya memiliki usaha jasa cukur rambut di rumahnya didaerah Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Muhammad Nur (45) tetangga korban, mengatakan bahwa usaha cukur tersebut dibuka oleh korban sejak tahun 2017 lalu.

Menurutnya, usaha tersebut dibuka korban bekerjasama dengan pria yang diduga telah mengabisi nyawa korban dengan cara sadis.

Selama buka usaha berlangsung, kata Nuh, korban dan pria tersebut diduga tidur dalam satu rumah yakni rumah milik korban yang lokasi berdempetan dengan ruko usaha cukur rambutnya.

"Yang jadi tukang cukurnya saya gak tahu sama sekali, namanya juga saya gak tahu, kan dia mah gak kenal sama warga," kata Nuh kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (12/9/2018).

Hal yang sama juga dirasakan oleh pemilik warung sekitar, Ahmad (35), dimana ia sama sekali tidak mengenal tukang pangkas rambut yang bekerjasama buka usaha dengan korban itu.

Namun terkadang, pria tersebut, kata Ahmad, pergi keluar ruko hanya untuk pergi ke warung beli rokok.

"Kalau pria itu, saya gak pernah ngobrol, kesini aja paling beli rokok doang," kata Ahmad.

Ia mengatakan bahwa tubuh pria tersebut cukup besar berotot serta cukup tinggi dan penampilannya terlihat biasa seperti warga pada umumnya.

Namun dari segi gaya bicaranya, kata Ahmad, sedikit berbeda.

"Walau pun tubuhnya besar, tapi agak-agak, dari cara dia ngomong tahu sendiri lah, dia agak gimana," kata Ahmad.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial S menyerahkan diri kepolisi usai membunuh dengan sadis temannya sendiri.

Pria berusia 40 tahun itu menghabisi nyawa temannya sendiri Nasion Andi (56) hingga memotong sebagian alat kelamin korban.

Korban ditemukan tergeletak di lantai dengan posisi terlentang di ruang garasi, muka terlilit sarung dan ditutup oleh bantal, bagian kepala mengeluarkan darah, alat kelamin sebagian sudah terpotong.

"Diduga pelaku teman korban yang keseharian nya satu rumah dengan korban, sebab pada saat dilakukan cek tkp teman korban tidak ditemukan di TKP," kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena, dalam keterangannya, Selada (11/9/2018).

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved