Lagi, Dua WNI Diduga Culik Kelompok Abu Sayyaf di Perairan Malaysia

Kedua WNI itu disergap oleh beberapa orang tak dikenal, tanggal 11 September 2018

Lagi, Dua WNI Diduga Culik Kelompok Abu Sayyaf di Perairan Malaysia
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha Candraditya
Irjen Pol Setyo Wasisto 

POSBELITUNG.CO - Mabes Polri menduga kelompok teroris Abu Sayyaf menculik dua nelayan yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) di Perairan Sabah, Malaysia, Selasa (11/9) lalu.

Diketahui, berdasarkan pernyataan tertulis Kemenlu, dijelaskan dua nelayan WNI yang bekerja di kapal penangkap ikan berbendera Malaysia, Dwi Jaya I diculik sekelompok orang tak dikenal.

//

Dua WNI dari Sulawesi Barat yang menjadi korban penculikan tersebut adalah Samsul Saguni dan Usman Yunus.

"Tapi diduga memang ada kaitannya dengan kelompok itu (Abu Sayyaf, - red)," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, di PTIK, Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).

Kedua WNI itu disergap oleh beberapa orang tak dikenal, tanggal 11 September 2018, di perairan Kepulauan Samporna, Sabah, Malaysia

Diyakini pelaku penculikan membawa senjata laras panjang. Selain itu pelaku berbicara dengan logat Suluk, yang diduga warga Filipina.

"Kedua orang tersebut disergap kemudian dibawa orang tak dikenal yang membawa senapan senjata panjang dan sampai sekarang belum diketahui nasibnya," jelas mantan Wakabaintelkam itu.

Lebih lanjut, Setyo mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Malaysia dan Filipina.

Melalui Atase Polri di KBRI Kuala Lumpur, jenderal bintang dua itu mengungkap Polri meminta agar mereka membantu mencari keberadaan kedua WNI tersebut.

"Karena yang punya kapal kan orang Malaysia, kita tak bisa melakukan pencarian sendiri kesana, oleh karena itu kita melakukan kerjasama dengan Filipina dan Malaysia," tukasnya. 
 

Editor: khamelia
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved