Breaking News:

Bahannya Mudah Didapat, 5 Obat Alami Ini Mampu Turunkan Kecanduan Rokok

Ada sejumlah obat alami yang mampu menurunkan kecanduan rokok, dan semuanya berbahan alami serta mudah didapat

unplash/px
5 Obat Alami yang Mampu Turunkan Kecanduan Rokok 

POSBELITUNG.CO - Ada sejumlah obat alami yang  mampu menurunkan kecanduan rokok, dan semuanya berbahan alami serta mudah didapat

Sudah bukan rahasia lagi, merokok membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Tidak hanya berbahaya bagi kesehatan diri sendiri, namun juga orang lain di sekitar perokok, terutama bagi anak-anak.

//

Meski demikian, masih banyak perokok yang tetap merokok walaupun sudah mengetahui efeknya pada kesehatan

Ada beberapa bahan rumahan yang patut dicoba untuk menurunkan kecanduan rokok, seperti dilansir dari laman thehealthsite.com

//

1. Oat

Oat memiliki kemampuan untuk membuang racun dari tubuh, dan juga mengurangi keinginan untuk merokok.

Panaskan satu sendok makan oat, tambahkan 2 gelas air dan biarkan selama semalam.

Keesokan harinya sebelum makan, panaskan kembali oat tersebut dan makan setelah menyantap makanan.

2. Madu

Madu
Madu (Aceh.Tribunnews)

Ini adalah pengobatan rumah lainnya yang bisa digunakan untuk mengurangi dorongan merokok.

Vitamin, enzim dan protein yang terkandung dalam madu membantu menghentikan kebiasaan buruk ini dengan sedikit lebih mudah.

Tambahkan sedikit madu ke segelas jus lemon dan minumlah sebelum sarapan.

Anda juga bisa menambahkan sedikit madu ke sepotong kecil jahe atau sendok bubuk jahe.

Kemudian aduk rata dan konsumsi dua kali sehari untuk mengurangi keinginan merokok.

3. Cabe rawit

Cabai Rawit
Cabai Rawit (pixabay)

Siapa sangka, di balik rasanya yang pedas ternyata cabe rawit punya khasiat luar biasa dalam membantu mengendalikan dorongan merokok.

Bahkan, lebih dari itu cabe rawit diketahui bisa mencegah kanker paru-paru yang umum diderita para perokok baik aktif maupun pasif.

Cabe rawit menjadi agen detoksifikasi yang bagus, juga kaya vitamin C dan E, yang membantu menurunkan hasrat nikotin.

Tambahkan seperempat sendok teh cabe rawit ke dalam segelas air minum, lalu minumlah guna melawan rasa ingin merokok.

4. Ashwagandha (Ginseng India)

Ashwagandha (Ginseng India) dikenal untuk menyeimbangkan tekanan emosional dan fisik di dalam tubuh setelah berhenti merokok.

Para peneliti dari Banaras Hindu University juga menemukan, Ashwagandha secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan dengan bertindak sebagai penstabil suasana hati.

Cara menggunakannya cukup mudah, hanya tambahkan sedikit bubuk ashwagandha ke segelas jus atau sereal dan makanlah sebagai sarapan.

5. Jus anggur

Jus anggur bisa diminum sebagai detoksifikasi secara alami untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Asam yang terdapat dalam anggur, detoksifier alami yang membersihkan dan menyegarkan sistem lebih cepat.

Minum jus anggur saat sarapan secara rutin untuk hasil yang sempurna.

 

Disamping itu, bagi para orangtua, paparan asap rokok tentu saja dapat membahayakan kesehatan anak anda.

Apalagi, jika anak anda mendapatkan paparan rokok dalam waktu lama, hal ini bisa berakibat fatal dan bisa membahayakan nyawanya

Dilansir dari Kompas.com, berikut adalah bahaya orangtua sering merokok di dekat anak.

1. Sindrom kematian mendadak pada bayi

Merokok di dekat istri saat tengah mengandung, dapat meningkatkan risiko anak akan lahir dalam kondisi tidak bernyawa.

Kematian mendadak pada bayi umumnya terjadi pada bayi yang berusia di bawah 1 tahun.

Hal ini dikarenakan asap rokok akan mengganggu jalan napas anak saat Ia masih dalam kandungan.

2. Pneumonia dan bronkitis

Bronkitis adalah peradangan yang terjadi di saluran udara utama pada paru-paru.

Bronkitis juga bisa berkembang menjadi pneumonia yang merupakan radang paru-paru dalam yang lebih parah.

Bronkitis dan pneumonia seringkali menjangkit anak-anak yang dibesarkan orangtua perokok.

3. Anak menjadi pendek

Orangtua yang merokok dapat membuat anak dilahirkan pendek.

Hal ini karena anak kekurangan makanan bergizi sejak dalam kandungan hingga Ia dilahirkan.

Efek orangtua merokok dapat menyebabakan tinggi dan berat anak terhambat serta tidak dapat tumbuh maksimal.

4. Infeksi telinga

Infeksi telinga tak hanya mengintai perokok aktif, tapi juga perokok pasif.

Dalam hal ini, risiko anak-anak terkena infeksi telinga dapat meningkat apabila anak tersebut dibesarkan oleh orangtua perokok.

Bahaya rokok tentu saja akan tetap mengintai anak apabila orangtua tidak mau berhenti merokok.

5. Masalah pernapasan saat dewasa

Anak yang sering terpapar asap rokok akan lebih sering batuk-batuk.

Dampak buruknya, anak bisa mengalami masalah pernapasan ketika Ia besar.

Hal ini karena anak tersebut sudah terbiasa terpapar asap rokok yang akhirnya menumpuk dan kemudian berkembang menjadi penyakit.

6. Anak berpotensi sebagai perokok

Poin terakhir ini adalah hal yang paling tidak diinginkan.

Dampak negatif orangtua merokok di depan anak adalah kemungkinan bahwa anak itu anak meniru orangtuanya. 

Semakin muda seorang anak merokok, maka akan semakin banyak masalah kesehatan yang akan Ia hadapi ke depan.

Editor: Khamelia
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved