Breaking News:

Supir Bus ini Beli BMW Mewah Seharga Rp1 M Pakai Uang Koin 1 Ton

Seorang pria baru-baru ini menjadi malapetaka di sebuah dealer mobil di Kota Tongren, China.

YouTube
Koin dalam bak mobil pick-up tersebut digunakan untuk membeli mobil BMW seharga Rp1M. 

POSBELITUNG.CO - Seorang pria baru-baru ini menjadi malapetaka di sebuah dealer mobil di Kota Tongren, China.

Bagaimana tidak dikutip dari Odditycentral.com (27/9/2018), ia datang dengan pick-up penuh koin untuk membeli BMW seharga 480.000 yuan atau setara Rp1M.

Pria yang tidak disebutkan namanya ini ternyata bekerja sebagai supir bus.

Ia telah mengumpulkan koin selama bertahun-tahun dari hasilnya bekerja.

Alih-alih menukarnya secara teratur dengan uang kertas, ia menyimpan di rumahnya, berharap suatu hari dapat digunakan untuk membeli mobil impian.

Setelah melihat BMW baru yang sangat disukai, pria itu memutuskan bahwa waktunya telah tiba untuk menukarkan koin-koinnya itu.

Tetapi ia baru menyadari kemudian, dirinya belum pernah menghitung celengannya.

Jadi ia meminta bantuan teman-temannya untuk menghitung, membutuhkan waktu empat hari sebelum membawanya ke dealer.

Seperti yang Anda bayangkan, awalnya staf dealer begitu senang ketika tahu pria tersebut akan membeli BMW terbaru.

Tetapi mereka seketiga kebingungan ketika mengetahui uang yang digunakan untuk membayar adalah se-bak penuh koin.

Setelah melihat peti-peti penuh koin berjejer di bak belakang pick-up, pihak dealer memutuskan meminta bantuan bank untuk menghitungnya karena mereka tidak dapat melakukannya dalam sehari.

Bahkan dengan bantuan 11 karyawan bank dan mesin penghitung koin yang dikirim oleh bank, proses penghitungan yang melelahkan memakan waktu lebih dari 10 jam.

Berdasarkan video yang menjadi viral, koin tersebut berjumlah 150.000 koin dengan berat 900 kilogram, hampir 1 ton.

Sementara waktu 10 jam sudah dirasa sangat lama dan melelahkan, rupanya itu belum memecahkan rekor penghitungan koin di Jerman pada 2017 lalu.

Pegawai sebuah bank di Jerman harus berjibaku selama 6 bulan untuk menghitung 1,2 juta ton koin.

Editor: Evan Saputra
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved