Jamaah Shalat Magrib Berhamburan Keluar Masjid Saat Gempa Mengguncang

Gempa membuat jamaah oleng. Kemudian masjid terasa bergoyang hampir dua menit. Merasakaan itu, jamaah menghentikan shalatnya dan keluar masjid.

IST
Air laut di Teluk Palu, sudah dilaporkan naik. 

POSBELITUNG.CO – Jamaah shalat Maghrib berhamburan ke luar masjid saat gempa magnitudo 7,4 terjadi, Jumat (28/9/2018). 

Ciwang, salah seorang jamaah Masjid Al-Muttaqim mengaku sempat bertabrakan dengan jamaah lain saat shalat Magrib.

Awalnya, getaran gempa membuat jamaah oleng. Kemudian masjid terasa bergoyang-goyang hampir dua menit. Merasakaan itu, jamaah menghentikan shalatnya dan keluar masjid.

“Saya langsung lompat keluar masjid saat tahu kalau gempa terjadi," ujar Lukmas, Jumat. 

Data BMKG menyebut, lokasi gempa yang mengguncang Donggala berada pada 0,18 LS 119,85 BT atau 27 km timur laut Donggala-Sulteng dengan kedalaman gempa 10 km.

Dasyatnya guncangan gempa terasa hingga seluruh wilayah kabupaten di Sulawesi termasuk di kawasan pegunungan Mamasa. 

Warga pesisir pantai wilayah sulawesi barat mulai dari kabupaten Pasnagkayu, Mamuju tengah, Mamuju, Majene, Mamasa dan Polewali merasakan dampak dasyatnya gempa

 
 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved