Breaking News:

300 Personil Dikerahkan Tertibkan Ponton TI dan Pondok di Rambat

Sekitar 300 personilnya dikerahkan untuk mengeksekusi pondok dan poton tambang inkonvensional (TI) di Desa Rambat

Editor: Khamelia
Bangkapos/Nordin
Penertiban pondok dan ponton tambang ilegal di desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip, Selasa (2/10) 

POSBELITUNG.CO-- Kapolsek Bangka Barat AKBP Firman Andreanto menjelaskan, sekitar 300 personilnya dikerahkan untuk mengeksekusi pondok dan poton tambang inkonvensional (TI) di Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip, Selasa (2/10/2018).

"Sekitar 300-an personil untuk penertiban ini, gabungan dari beberapa bagian di lingkungan kami hingga Polsek-polsek," tuturnya kepada awak media saat ditemui di Desa Rambat.

Dia menjelaskan, sebelum dilakukan penertiban terhadap ponton dan pondok di Desa Rambat ini pihaknya sudah melakukan peringatan untuk dilakukan pembongkaran oleh pemiliknya.

Setelah diperiksa ternyata masih ada yang membandel hinggal dilakukan pembongkaran paksa.

"Pembongkaran ini sudah keputusan akhir, karena pemilik pondok dan ponton membandel. Penertiban ini dilakukan beberapa titik, jika masih ada yang membandel setelah penertiban ini maka akan diproses," tegasnya.

Sumber: Bangka Pos
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved