Gempa Situbondo, Ada Gonggongan Anjing-anjing dan Tanda-tanda Alam

Setelah guncangan gempa reda, saya mulai berpikir tentang gonggongan anjing tersebut: apakah itu suatu kebetulan, artinya sekitar...

Gempa Situbondo, Ada Gonggongan Anjing-anjing dan Tanda-tanda Alam
Kolase- TribunTimur/Youtube
Ilustrasi 

Menurut Cesar, ini adalah keajaiban alam, yang menggambarkan dengan jelas betapa kuat bekerjanya bahasa energi di dunia binatang. Binatang mampu membaca energi Alam, termasuk energi dari aktivitas Bumi.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Kamis 11 Oktober 2018, Aquarius Bakal Dapat Rezeki Nomplok

Baca: Beginilah Tanggapan Yusril Ihza Mahendra soal Amien Rais Desak Presiden Copot Kapolri

Sejumlah buku, termasuk anekdot-anekdot yang terkait sejarah, juga mengisahkan tentang bagaimana anjing mampu “memprediksi” gempa, atau kucing yang tiba-tiba bersembunyi di gudang bawah tanah berjam-jam sebelum datangnya tornado.

“Energi sesungguhnya merupakan ‘bahasa’ komunikasi makhluk hidup, bahkan meskipun hal itu tak disadarinya,” demikian tulis Cesar di bukunya.

Pada dasarnya, semua binatang dilahirkan dengan sudah mengetahui ‘bahasa’ tersebut secara instingtif, secara naluriah.

Bahkan manusia pun sesungguhnya dilahirkan fasih dengan ‘bahasa’ universal ini, namun manusia cenderung melupakannya.

Sebab, manusia dilatih sejak mulai bayi untuk meyakini bahwa hanya melalui kata kata-lah (words) satu-satunya cara untuk berkomunikasi.

Namun ironinya, meskipun kebanyakan mengira bahwa manusia tidak mengerti bahasa energi, manusia sesungguhnya “mengucapkan” bahasa itu sepanjang waktu, selama hayat masih di kandung badannya.

Tanpa disadari oleh manusia sendiri, mereka sebenarnya “memancarkan” bahasa universal (energi itu) selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu tanpa jeda sepanjang mereka masih hidup.

Baca: 5 Pemilik Zodiak Ini Lebih Memikirkan Pasangannya Dibanding Diri Sendiri, Kamu Termasuk?

Baca: 6 Aktor Muda Ini Disebut-sebut Bakal Jadi Pengganti Shah Rukh Khan

Apa buktinya?

Buktinya adalah spesies binatang bisa membaca dan “memahami” manusia, meskipun binatang tak menguasai bahasa komunikasi manusia.

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved