Breaking News:

Oknum Guru Palsukan Kematian Demi Cairkan Asuransi PT Taspen

‎Diduga tanpa melakukan pengecekan akurat, PT Taspen mencairkan dana kematian DS yang penerimaan pertama pada 5 Mei 2014 lalu sebesar Rp 59.179.200

IST
Ilustrasi 

POSBELITUNG.CO--Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Binjai terus melakukan pemeriksaan secara maraton terkait perkara dugaan penyelewengan gaji oknum guru DS.

Sekretaris Daerah Kota Binjai, Mahfullah Daulay juga akan dipanggil dan diperiksa Kejari Binjai Rabu (17/10/2018) mendatang

Kajari Binjai, ‎Victor Antonius Saragih Sidabutar mengatakan, penyidik terus melakukan pemeriksaan secara maraton setiap pekan.

Namun, Kajari tidak mengingat sejumlah nama-nama yang sudah menyandang daftar terperiksa. Rencana penyidik mengumumkan nama tersangka terkait perkara ini belum terealisasi. 

"Nanti pengumumannya, besok atau lusa. Kita masih memeriksa yang lainnya," jelas Kajari Senin (15/10). 

‎Dikabarkan, Kejari akan melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah M Mahfullah Daulay pada Rabu (17/10).

Terkait jadwal ini, Kajari mengarahkan wartawan untuk mengonfirmasi lebih lanjut kepada Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari, Asepte Gaulle Ginting.

"Setiap pekan ini selalu ada (pemeriksaan), cuma jadwalnya saya enggak tahu pasti. Jadwalnya tanyakan Ke Kasi Pidsus saja ya," ujar mantan Kajari Kualatungkal ini.

Terpisah, Kasi Pidsus, Asepte Gaulle Ginting membenarkan Sekda Binjai M Mahfullah Daulay akan menjalani pemeriksaan. Katanya, surat pemanggilan sebagai saksi untuk Mahfullah sudah dilayang‎kan penyidik.

"Ya benar sudah kita layangkan surat pemanggilan. Sekda ada diperiksa. Selain Sekda, ada beberapa nama lain memang akan diperiksa," ujar mantan Kasi Pidsus Kejari, ayah dari putri kembar ini. 

Halaman
123
Editor: Khamelia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved