Breaking News:

Lipsus Tambang Timah Beltim

Ada Tambang Terbuka PT Timah, Tokoh Pemuda: Rekrut Pekerja Lokal

Sejauh ini PT Timah Tbk memang belum menerima karyawan untuk kegiatan tersebut karena memang belum prosedural sifatnya.

Penulis: Suharli | Editor: Jaryanto
POS BELITUNG/SUHARLI
Lalu lalang truk mengangkut tanah di seputaran lereng TB, Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Keberadaan Tambang Besar Batu Besi (TB2B), di Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) diharapkan memberi dampak positif bagi warga di wilayah tersebut.

"Adanya TB hadir di tengah masyarakat Damar, kami berharap ada lapangan pekerjaan. Bisa merekrut tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Kalau pun sudah beroperasi produksi diharapkan adanya kesejahteraan bagi masyarakat sekitar, melalui CSR-nya dapat menjadi penunjang ekonomi kerakyatan," ujar Warta Ade Permana, ketua pemuda dan ketua ormas masyarakat setempat ditemui posbelitung.co, Senin (8/10/2018).

Ia tak menampik adanya pro kontra terkait keberadaan TB ini. Menurutnya ada sisi-sisi masyarakat lain, yang menggantungkan hidupnya di seputaran TB dan belum adanya solusi dari pihak TB untuk mengakomodir mereka. Contohnya seperti tambang skala kecil di seputaran layout TB.

Sejauh ini PT Timah Tbk memang belum menerima karyawan untuk kegiatan tersebut karena memang belum prosedural sifatnya.

"Tapi yang kami harapkan sub kontraktor yang bernaung di TB2B untuk dapat menerima karyawan masyarakat lokal. Sampai hari ini kan belum," kata Ade.

Ade menjelaskan masyarakat sekitar juga memperhitungkan tenaga kerja yang ada di lokasi TB2B.

"Itu banyak yang dari luar yang dibawa mereka (sub kontraktor) langsung. Yah gak usah muluk-muluk, sekelas pengaduk semen lah, atau apapun yang sifat skill tenaga kasar masih bisa lah masyarakat sini," tegasnya.

Menurutnya, masyarakat juga paham jika perusahaan membutuhkan tenaga ahli dalam TB2B ini.

"Itu kami juga maklum dan sadar. Kami tidak akan memaksakan kehendak, mentang-mentang ini di kampung kami harus orang kami semua," ujar ade

"Kami tetap mengedepankan fit dan proper. Kalau memang dak mampu dak pape, tapi kalau yang sifatnya di luar tenaga ahli dipertimbangkan lah dari sub kontraktor TB2B. Terlepas masyarakat Damar mau ikut atau tidak, itu belakangan," kata Ade.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved