Breaking News:

Orang Tua Vincent Kompany Jadi Walikota Pertama Kulit Hitam di Belgia

Bek tengah sekaligus kapten klub Inggris Manchester City Vincent Kompany mengucapkan selamat kepada ayahnya, Pierre Kompany.

Getty Images via CNN
Pierre Kompany, ayah kapten Manchester City Vincent Kompany. 

POSBELITUNG.CO - Bek tengah sekaligus kapten klub Inggris Manchester City Vincent Kompany mengucapkan selamat kepada ayahnya, Pierre Kompany.

Pasalnya, sang ayah baru saja terpilih sebagai wali kota kulit hitam pertama di Belgia, tepatnya di kota Ganshoren yang berlokasi sebelah barat laut Brussels.

Dalam pemilihan yang berlangsung Minggu (14/10/2018), Kompany senior terpilih sebagai wali kota setelah memperoleh 28,38 persen suara, dan bergabung dengan dua partai lainnya.

Dilansir CNN dan Sky News Senin (15/10/2018), Kompany mengunggah video di Instagram bersama adiknya, Francois yang merupakan pemain KSV Roeselare. "Belum pernah terjadi sebelumnya. Dia menjadi wali kota kulit hitam pertama. Kami semua sangat bahagia. Selamat Ayah," kata Vincent.

Bek berusia 32 tahun itu menjelaskan, ayahnya datang ke Belgia pada 1975 sebagai pengungsi dari Republik Demokratik Kongo.

Sejak saat itu, Kompany senior berjuang untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat setempat. Dia memulai kehidupannya di Belgia sebagai teknisi mesin sebelum terjun ke politik.

Sky News memberitakan, Kompany menjadi penasihat lokal pada 2006. Delapan tahun berselang, dia memenangkan kursi di parlemen regional Brussels. Dalam pidato kemenangannya, pria berusia 71 tahun itu berkata dia ingin menciptakan komunitas antar-generasi di mana tua dan muda saling bahu membahu.

Selain Pierre Kompany, Vincent juga menaruh perhatian pada politik. Dia berkomentar pasca-serangan teror di Paris, Perancis, di 2015. Serangan yang diklaim Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu berupa bom bunuh diri dan penembakan di beberapa tempat.

Antara lain Stade de France ketika berlangsung uji coba tim nasional Perancis melawan Jerman. Total 137 orang tewas, termasuk di antaranya tujuh pelaku.

Pelaku yang selamat, Salah Abdeslam, ditangkap di tempat persembunyiannya di Forest, sebuah munisipal di Brussels, pada 15 Maret 2016.

"Saya hanya melihat para politisi datang ke tempat kami enam tahun sekali untuk memenangkan suara kami," tutur Vincent. Dia menjelaskan para politisi itu bisa menggunting pita merah dan membanggakan segala pencapaiannya terhadap kota.

"Namun saya begitu berjuang untuk beradaptasi dan menjadi bagian dari lingkungan saya karena perhatian yang tidak komunitas kami dapatkan," keluh dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayah Vincent Kompany Jadi Wali Kota Kulit Hitam Pertama di Belgia", https://internasional.kompas.com/read/2018/10/16/14550591/ayah-vincent-kompany-jadi-wali-kota-kulit-hitam-pertama-di-belgia.

Editor: Khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved