Kenaikan BBM Non-Subsidi Tak Berdampak Terhadap Inflasi Tahunan
Bank Indonesia (BI) menyatakan, penyesuaian harga bahan bakar minyak nonsubsidi (BBM) tidak akan berdampak besar terhadap inflasi tahunan.
POSBELITUNG.CO-- Bank Indonesia (BI) menyatakan, penyesuaian harga bahan bakar minyak nonsubsidi (BBM) tidak akan berdampak besar terhadap inflasi tahunan.
Kepala Bank Indonesia KP Bangka Belitung, Tantan Heroika, menuturkan terkait dengan penyesuaian harga BBM Nonsubsidi, menilai hal tersebut tidak akan berpengaruh besar terhadap inflasi, Kamis (18/10/2018) di Kantor BI KP Babel.
Ia juga menambahkan, terlebih pemerintah juga telah menjamin untuk BBM dan listrik bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan.
BI sudah mengkaji, pemerintah telah mengeluarkan statement BBM dan listrik subsidi tidak ada penyesuaian, dan untuk nonsubsidi nanti akan disesuaikan tergantung harga minyak dunia.
"Pihak kami mengeluarkan sejumlah kebijakan. Salah satunya menyesuaikan suku bunga acuan atau BI 7-day reverse repo rate," ujarnya.
Selain itu, BI meningkatkan volume intervensi di pasar valuta asing (valas), membeli surat berharga negara di pasar sekunder, membuka lelang FX swap, dan membuka windows swap hedging.
Lalu senantiasa meningkatkan koordinasi dengan pemerintah termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/kepala-bank-indonesia-kp-bangka-belitung-tantan-heroika_20181018_184014.jpg)