Azhar : Pembahasan UMP di Belitung Hingga Kini Belum Ada

Upah Minimal Provinsi (UMP) Belitung untuk tahun 2019 belum ada pembahasan secara detail.

Azhar : Pembahasan UMP di Belitung Hingga Kini Belum Ada
Pos Belitung/Disa Aryandi
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Azhar. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Azhar mengatakan, sejauh ini Upah Minimal Provinsi (UMP) untuk tahun 2019 belum ada pembahasan secara detail.

Itu lantaran sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemrov). Namun Pemerintah Daerah (Pemda) Belitung tetap memberikan masukan.

Masukan kepada Pemprov itu, terlebih dahulu tetap akan dilakukan pembahasan dengan SPSI. Sehingga tidak terjadi gejolak seperti pada tahun 2017, untuk penetapan UMP 2018 ini.

"Kalau tahun kemarin penetapan UMP itu ada bocoran dari rekan-rekan, tidak sesuai, jadi ada pembahasan dulu di Kabupaten. Nah sekarang ini sudah ditetapkan oleh Menteri Tenaga Kerja yaitu kenaikan harus 8,03 persen," kata Azhar kepada Posbelitung.co, Rabu (24/10/2018).

Namun, kata Azhar, hingga kini belum ada pembahasan tersebut ditingkat Kabupaten. Namun mereka tetap akan melakukan koordinasi tentang UMP tersebut.

"Kalau kami tetap berkoordinasi dengan SPSI, tapi sampai sekarang belum ada. Kami juga belum menerima surat resmi terkait UMP ini. Tapi kalau misalkan rencana segitu (Rp 2.976.705,-) relatif cukup untuk kebutuhan pokok di Belitung, dan masih sebatas kewajaran, tapi kalau biaya kebutuhan hidup ini relatif," pungkasnya.

Semula, Pemprov merencanakan penetapan UMP pada tanggal 1 November 2018 mendatang. Rencana tersebut, kini belum sampai di 'telinga' Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Belitung.

Rencana UMP tersebut akan naik sebesar 8,03 persen dari sebelumnya. Pada tahun 2018 ini, UMP Bangka Belitung sebesar Rp 2.755.445,- dan apabila mengalami kenaikan 8,03 persen menjadi Rp 2.976.705,-. Ketentuan kenaikan UMP ini, semula berdasarkan instruksi Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved