Penjelasan Puskesmas Sungaiselan Terkait Tidak Tersedianya Makanan untuk Pasien Rawat Inap

Keputusan tersebut terpaksa mereka ambil karena keterbatasan anggaran akibat telatnya pembayaran klaim BPJS.

Penjelasan Puskesmas Sungaiselan Terkait Tidak Tersedianya Makanan untuk Pasien Rawat Inap
Bangkapos.com/Riki Pratama
Tulisan di papan pengumuman di Puskesmas Sungaiselan yang menjelaskan bahwa pihak Puskesmas tidak bisa memberikan makanan kepada para pasien rawat inap karena terkendala dana. 

POSBELITUNG.CO--Terkait terlambatnya pembayaran klaim pasien rawat inap dari BPJS ke Puskesmas Sungaiselan beberapa waktu lalu ternyata menjadi alasan terhambatnya jatah makanan bagi beberapa pasien di Puskesmas.

Keputusan tersebut terpaksa mereka ambil karena keterbatasan anggaran akibat telatnya pembayaran klaim BPJS.

Kepala Puskesmas Sungaiselan, dr Nur M.D mengatakan waktu klaim berkas pasien rawat inap dari Puskesmas ke pihak BPJS rata-rata satu sampai dua bulan kemudian, namun baru dibayar sekitar enam bulan dan itu juga tidak berurutan ini berdasarkan data dari buku serah terima berkas pengelola pengklaiman di Puskesmas.

"Rata-rata mereka bayar klaimnya lima sampai enam bulan kemudian, bahkan ada yang belum dibayar padahal sudah satu tahun yaitu klaim rawat inap Oktober 2017, bahkan untuk tahun ini saja pihak BPJS baru bisa membayar uang klaim rawat inap sampai bulan maret 2018 dan itu juga di bayarkan pada bulan Oktober 2018," kata Nur Rabu (24/10/2018).

Untuk itu pihaknya terpaksa tidak memberikan makanan bagi pasien BPJS karena klaim tersebut termasuk uang makan pasien rawat inap yang ditanggung BPJS.

Sampai dengan 22 Oktober 2018, jumlah pasien di Puskesmas Sungaiselan sendiri mencapai 449 pasien dimana 371 pasien atau 82,6 persen merupakan pasien BPJS.

"Keterlambatan ini tentu saja menghambat pelayanan kami di Puskesmas. Kami sendiri sudah melakukan koordinasi dengan pihak BPJS beberapa waktu lalu, dan pada saat kegiatan monev di Puskesmas juga sudah kami sampaikan hal tersebut,"kata Nur

Sementara Kabid pelayanan Kesehatan Dinkes Bateng, Fera Hasnita, mengakui adanya keterlambatan pembayaran klaim BPJS di Puskesmas.

"Keterlambatan pembayaran klaim ini bukan cuma di Puskesmas Sungaiselan saja tapi di tujuh Puskesmas lainnya juga. Bahkan bukan hanya klaim rawat inap tingkat satu tapi juga klaim uang persalinan," terangnya.

Pihaknya sendiri sudah berkoordinasi ke BPJS mengenai hal tersebut namun hingga saat ini keterlambatan pembayaran klaim masih terjadi.

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved