Breaking News:

Menilik Misteri Makam Kuno di Belakang Eks Lapas Tanjungpandan, Ada Kisah Jenazah Hanyut

Bangunan eks Lapas Tanjungpandan di Jalan Merdeka Kelurahan Kota, Kabupaten Belitung ternyata menyimpan sebuah kuburan tua

Editor: Edy Yusmanto
posbelitung.co/kolase/Wahyu Kurniawan
Sebuah tambang makam kuno berisikan sempat nisan yang masih tegak berdiri. Foto kanan tampak sebuah nisan bertuliskan aksara Arab Melayu. 

Menurut Ian, Syarif Hassim adalah salah seorang bapak angkat Depati KA Rahad.

Sketsa lokasi makam kuno di belakang eks lapas Tanjungpandan.
Sketsa lokasi makam kuno di belakang eks lapas Tanjungpandan. (google maps/repro posbelitung.co)

“Beliau (Syarif Hassim-red) dari Lingga dan dihormati oleh keluarga Depati,” kata Ian kepada Pos Belitung, Kamis (7/5).

Ian sendiri mendapat informasi tentang pekuburan di belakang gedung eks lapas tersebut dari cerita orang-orang tua Belitong.

Dikisahkan pada zaman duhulu, pekuburan tersebut merupakan makam bagi prajurit yang gugur dalam ‘Perang Kalamoa’ antara KA Usman dan Syeck Said Ali dari Siak.

Pertempuran tersebut menyebabkan semua prajurit dari kedua belah pihak gugur, termasuk KA Usman.

Menurut Ian, sebagian jenazah prajurit tersebut dimakamkan di Pulau Kalimuak, dan sebagian yang hanyut hingga area Gedung Nasional dimakamkan di belakang lapas.

Pekuburan itu sendiri lebih dulu ada dibandingkan lapas.

Namun setelah lapas dibangun, pekuburan itu kata Ian disebut dengan nama Keramat Gevanggenis.

Dalam Bahasa Belanda Gevanggenis berarti penjara.

“Kemudian diucapkan oleh orang Melayu dengan sebutan Keramat Gevanggenis, sejak berdiri gedung penjara di situ, orang menyebutnya begitu,” kata Ian.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved