Breaking News:

Tunangan Jamal Khashoggi Tolak Undangan Trump ke Gedung Putih

Tunangan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, mengaku menolak undangan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

(AFP/OZAN KOSE)
Hatice (36), tunangan jurnalis ternama Arab Saudi Jamal Khashoggi yang hilang sejak Selasa (2/10/2018). 

POSBELITUNG.CO-- Tunangan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, mengaku menolak undangan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam wawancara dengan televisi Turki Haberturk, penampilan pertamanya sejak Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober lalu.

Dilansir Al Jazeera Jumat (26/10/2018), Cengiz menuturkan telah menerima undangan Trump untuk berkunjung ke Gedung Putih.

Namun, dia tidak akan pergi hingga pemerintahan Trump menunjukkan keseriusan dalam mengungkap pembunuhan kontributor The Washington Post tersebut.

"Saya merasa undangan yang dikirim hanya semata merupakan pernyataan untuk memenangkan opini publik," kata Cengiz.

Dia menceritakan ketika Khashoggi datang ke gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pukul 13.14 waktu setempat 2 Oktober lalu.

Saat itu Khashoggi datang ke konsulat untuk mengurus dokumen perceraian sekaligus berkas untuk menikah dengan Cengiz.

Ketika pertama kali datang ke konsulat Saudi di Istanbul pada 28 September, Khashoggi diperlakukan dengan baik. Karena itu Khashoggi tak curiga.

Dia mengaku menunggu di luar gedung selama 10 jam. Namun, si tunangan tak juga menampakkan diri sehingga dia memutuskan untuk melapor.

Sumber dari penyelidik Turki mengemukakan Khashoggi dibunuh dan jenazahnya dimutilasi oleh 15 orang. Turki juga mengklaim telah mendapatkan bukti rekaman pembunuhan tersebut.

Halaman
12
Editor: Khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved