Budidaya Lele Dengan Bioflok Lebih Menguntungkan
...teknologi bioflok ini tidak hanya untuk diterapkan di ikan lele saja, melainkan ikan jenis lain seperti, patin, bawal dan nila.
Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli
POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Pemkab Beltim menyambut baik kegiatan budidaya ikan lele dengan teknologi dengan bioflok.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Beltim Burhanudin, saat menghadiri kegiatan panen lele bioflok Pokdakan Selinbar, Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, pada Senin, (29/10/2018).
"Pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan, kami meminta support dan melakukan untuk budidaya lele dengan teknologi ini," kata Burhanudin.
Aan sapaan akrab Wakil Bupati Beltim, yang melihat langsung lokasi budidaya ikan lele dengan teknologi bioflok mengatakan hasil dari budidaya ini bagus.
"Saya tadi diajak ketua KNPI Beltim melihat, ternyata bagus, dan ini inisiatif masyarakat untuk melakukan produksi ikan lele," kata Aan.
Ia berharap market dan pengembangan dari turunan ikan lele ini.
"Artinya tidak hanya untuk dijual langsung, tetapi ada inovasi lain seperti dibuat kerupuk atau empek-empek, jadi kelompok ini biaa berkembang tidak hanya budiday saja, tapi ada bisnis lain dari ikan lele ini," ujar Aan kepada posbelitung.co.
Ia juga menyatakan dari segi pendapatan Pokdakan Selinbar sudah sangat baik.
"Saya harap teknologi bioflok, juga menjadi pilot projek bagi pembudidaya ikan lele lainnya yang ada di Beltim khususnya," harap Aan.
Sementara itu Kepala Dinas perikanan Sarjono menyampaikan, dengan sistem bioflok masyarakat pembudidaya ikan lele lainya bisa juga mencoba, mengingat dari aspek segi ekonominya juga nilainya cukup tinggi dibandingkan budidaya lele dengan cara konvensional.
"Panennya lebih cepat, pakan ikan lebih irit, dari higenisnya juga lebih terjamin," ujar Sarjono.
Ia juga mengatakan perlakuan budidaya ikan lele dengan teknologi bioflok yang dikerjakan oleh Pokdakan Selinbar sudah tepat, sehingga dari analisis ekonomi bisa memberikan keuntungan lebih besar.
Kabid Budidaya Ikan Air Tawar Dinas Perikanan Beltim Suparman menyampaikan, teknologi bioflok ini tidak hanya untuk diterapkan di ikan lele saja, melainkan ikan jenis lain seperti, patin, bawal dan nila.
"Teknologi ini asal-muasalnya dari budidaya udang, dimana diketahui untuk pemeliharaan udang mengunakan teknologi tinggi, jadi untuk sekarang teknologi bioflok ini lah," ujar Suparman.
Menurutnya teknologi ini lebih hemat air, berbeda dengan budidaya konvensional, dimana pergantian air hanya seperlunya saja.
"Ini kelemahannya sedikit, cuman riskan saat mati listrik saja, karena mengunakan aerasi," Kata Suparman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/burhanudin_20181029_223441.jpg)