Dosen Ekonomi UBB Sebut Konversi Menopang Industri Pengolahan

Konversi minyak tanah (mitan) ke elpiji tiga kilogram memiliki dampak ekonomi bagi konsumen atau masyarakat.

Dosen Ekonomi UBB Sebut Konversi Menopang Industri Pengolahan
semeabb
Dr Devi Valeriani SE MSi, Dosen Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung (UBB). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Jariyanto

POSBELITUNG.CO - Konversi minyak tanah (mitan) ke elpiji tiga kilogram memiliki dampak ekonomi bagi konsumen atau masyarakat.

Di antaranya bagi sektor industri pengolahan atau hasil olahan seperti produk makanan, akan lebih menguntungkan dalam hal waktu/kualitas/harga jika dibandingmenggunakan mitan.

Artinya akan ada keseimbangan antara kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah dengan sektor industri pengolahan, khususnya industri kecil dan menengah.

Hal lain yang melatarbelakangi konversi tersebut adalah kondisi akhir-akhir ini mitan menjadi komoditas langka, sehingga sulit didapat dan harganya relatif mahal.

Jika sektor ini masih terus menggunakan mitan, dipastikan biaya produksi akan meningkat.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM, pada 2018 ini melanjutkan lagi program konversi di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Di Pulau Bangka, program tersebut sudah berjalan, dikarenakan industri pengolahan lebih banyak dibanding Pulau Belitung.

Tetapi program tersebut oleh pemerintah akan dilakukan secara sustainable namun bertahap.

Karena tidak hanya memberi manfaat ekonomis bagi masyarakat, namun mampu memberikan penghematan bagi pemerintah dalam bidang energi.

Elpiji saat ini lebih mudah didapat ketimbang minyak tanah. Namun pemerintah tetap garus menjaga kestabilan harga dan pasokan ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.

Jika terjadi ketidakstabilan harga, akan menjadi pemicu tingginya biaya produksi bagi pelaku usaha dan akan menurunkan daya beli bagi masyarakat.

Kondisi ini selanjutnya akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. (*)

Penulis: tidakada024
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved