Persidangan Kasus Tabrak Lari Bos Cat Solo Berujung Haru, Ayah Korban Peluk Pelaku dan Bisikan Pesan

Alih-alih diliputi suasana tegang, persidangan justru berujung haru lantaran Suharto, ayah Eko Prasetio yang merupakan korban kasus tabrakan itu ...

Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Ayah korban tabrak lari bos cat Solo peluk pelaku di persidangan 

Laporan wartawan GridHot.ID, Dewi Lusmawati

POSBELITUNG.CO -- Kasus  tabrak lari yang melibatkan seorang bos pabrik cat di Solo, sempat menyita perhatian beberapa waktu lalu.

Kini, pelaku, Iwan Adranacus, yang juga merupakan bos pabrik cat ternama di Solo itu menjalani persidangan.

Alih-alih diliputi suasana tegang, persidangan justru berujung haru lantaran Suharto, ayah Eko Prasetio yang merupakan korban kasus tabrakan itu justru memeluk pelaku di persidangan seraya mengatakan sebuah pesan.

Dikutip GridHot.ID dari Tribun Jateng, pelaku diketahui menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Selasa (6/11/2018).

Tampak Iwan Adranacus hadir dalam persidangan itu.

Baca: Jarang Terekspos, Inilah Pesona Cantik Istri Komedian Narji, Intip Potret Widiyanti di Sini

Baca: Suami Jadi Korban JT 610, Seorang Wanita Menangis Histeris: Saya Mau di Laut Sama Suami Saya

Mengenakan kemeja putih dengan rompi oranye bertuliskan tahanan, Iwan nyaris selalu menunduk selama persidangan.

Suasana hangat dan haru terjadi saat sidang akan dimulai.

Iwan Adranacus yang baru datang, dipeluk oleh ayah Eko Prasetio, Suharto.

Suharto mengatakan telah ikhlas memaafkan Iwan.

"Insyaallah saya lahir batin sudah ikhlas," ucap Suharto sambil memeluk Iwan Adranacus.

Adapun sidang perdana ini beragenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.

Baca: Barbie Kumalasari Permak Wajah Hingga Rp 4 Miliar, Intip Potret Rumah Mewahnya Bak Film Hollywood

Baca: Ini Dia Daftar Harga Lengkap MPV Sejuta Umat November 2018

Dalam kasus ini, Iwan Adranacus diduga melakukan pembunuhan dengan cara menabrakkan mobilnya kepada Eko di Jalan KS Tubun, samping Mapolresta Solo, 22 Agustus 2018 lalu.

Pembunuhan itu berawal dari cekcok karena masalah lalu lintas, keduanya melakukan aksi saling kejar.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved