Breaking News:

Arab Saudi Akan Hukum Mati Pembunuh Khashoggi Demi Lindungi Sosok Ini

Pembunuhan Jamal Khashoggi di Arab Saudi diduga melibatkan Putra Mahkota Mohammed, intelijen Amerika melakukan hal ini

Editor: Edy Yusmanto
Abc.net.au
Jamal Khashoggi yang dikenal kritis terhadap pemerintah Kerajaan Arab Saudi. 

POSBELITUNG.CO - Penyelidikan kasus pembunuhan Jamal Khashoggi terus berlangsung hingga kini.

Arab Saudi mengatakan akan memberikan hukuman mati kepada lima tersangka yang dituduh memerintahkan dan melakukan pembunuhan Jamal Khashoggi.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjauhkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) dari tuduhan pembunuhan yang mengerikan.

Jaksa penuntut umum Saudi mengklaim para agen Saudi, termasuk kepala forensik di dinas intelijen nasional dan anggota keamanan MBS memberi perintah untuk menculik Khashoggi, namun memutuskan untuk membunuhnya ketika jurnalis itu menolaknya.

Klaim tersebut bertentangan dengan temuan Saudi sebelumnya bahwa pembunuhan itu direncanakan.

MBS tidk terlibat dalam pembunuhan itu, kata juru bicara jaksa.

Turki telah diminta secara resmi untuk menyerahkan rekaman audio yang diduga bukti kematian Khashoggi.

Beberapa jam kemudian, Departemen Keuangan AS mengatakan pemberlakuan sanksi terhadap 17 orang yang terlibat dalam pembunuhan.

Mereka berusaha melindungi MBS dari kesalahan dan menimbulkan teori bahwa ada orang yang telah melakukan tindakan tanpa sepengetahuan MBS.

Pengumuman tersebut diberitahukan setelah adanya kecaman internasional atas pembunuhan Khashoggi pada 2 Oktober tersebut.

Halaman
12
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved