Breaking News:

Mahasiswa Luar Negeri ini Ikuti Geopark III Pulau Belitung

Kiko Mahasiswi dari Kanaza University Japan (topi hitam) Ikuti Geopark III Pulau Belitung, penanaman pohon di area Open pit nam Salu...

posbelitung/Suharli
Kiko Mahasiswi dari Kanaza university japan (topi hitam) saat menanam pohon di area Open pit nam Salu, didampingi BP geopark Pulau Belitung Zulfikar, Sabtu, (24/11/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Sejumlah mahasiswa yang berasal dari universitas luar negeri, turut serta dalam rangkain Festival Geopark III yang diadakan di open pit nam Salu, Kelapa Kampit, Belitung Timur (Beltim) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (24/11/2018).

Para mahsiswa yang turut serta dalam rangkain Festival Geopark III itu juga turut dalam geo-planting yakni penanaman pohon di area open pit nam salu.

Para mahasiswa tersebut sebelumnya mengikuti studi keanekaragaman hayati di kawasan Geopark Belitong yang dikoordinir Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB) yang bertemakan 'Summer Course on Biology of Geopark Belitong'.

Hirmas fuady putra, departemen koordinator Summer Course menuturkan, kegiatan ini sebagai betuk kerjasama dengan badan pengelola geopark Pulau Belitung.

"Ini sebagai geo-edukasi, dimana kami secara langsung mempromosikan keberadaan geopark Belitung di Pulau Belitung ke masyarakat internasional, sehingga dukungan internasional untuk keberadaan geopark nasional Pulau Belitung ini menjadi Unesco global geopark menjadi kuat," kata Hirmas kepada posbelitung, Sabtu (24/11/2018).

Menurut Hirmas, komponen terpenting dalam Unesco global geopark adalah bagaimana mengedukasi masyarakat, baik itu masyarakat lokal maupun luar untuk mengkonservasi ekosistem, namun tetap tidak kehilangan nilai tambah ekonominya.

"Untuk itu diperlukan terus-menerus pendidikan yang berkelanjutan, mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi," kata Hirmas.

Pantauan wartawan posbelitung.co, sejumlah mahasiswa yang berasal dari Jepang, Malaysia, dan Thailand tampak bersemangat mengikuti geo-planting di area seputaran open pit nam salu.

Salah satunya Kiko, seorang mahasiswi dari Kanaza University Japan.

Ia menyampaikan banyak yang dia pelajari saat mengikuti Summer Course On biology of Geopark Belitong.

"Saya belajar sejarah dari negri laskar pelangi ini, dan salah satunya tentang tambang, saya harap Pulau Belitung bisa menjadi ekowisata untuk generasi berikutnya untuk menjaga alam," ujar Kiko kepada wartawan.

Sementara itu dari University Putra Malaysia, Nazlan berharap wisatawan akan lebih banyak lagi berkunjung ke open pit nam salu, dan Dia pun akan turut serta mempromosikan geosite open pit nam salu.

Penulis: Suharli
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved