Rudianto Tjen Upayakan Warga Ekonomi Lemah Babel Terima Bantuan PKH

Rudianto Tjen, Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung, siap memperjuangkan serta mengawal pendistribusian Program Keluarga Harapan (PKH) untuk warga

Editor: Evan Saputra
Posbelitung.co
Silaturahmi Rudianto Tjen dengan warga Beluluk, Bangka Belitung dalam rangka serap aspirasi warga Babel. 

Rudianto Tjen Upayakan Warga Ekonomi Lemah Babel Terima Bantuan PKH

Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung, Rudianto Tjen siap memperjuangkan serta mengawal pendistribusian Program Keluarga Harapan (PKH) untuk warga Babel, agar pembagiannya dapat merata serta tepat sasaran, bagi mereka yang berhak.

“PKH merupakan program pemerintah Jokowi, jadi saya sebagai Anggota DPR RI Dapil Babel, sudah pasti harus memastikan warga Babel yang kurang mampu mendapatkan PKH tersebut,” ungkap Rudianto Tjen.

Hal ini akan dilakukan secara tegas oleh Rudianto Tjen. Sebab, dirinya pernah mendapati keluhan dari Jumintan (50) warga Babel yang tidak mendapatkan PKH.

Jumintan merupakan warga Belitung Timur. Dia menuturkan bahwa berkat Rudianto Tjen dirinya mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Kemarin sempat saya tidak dapat bantuan PKH. Terus saya bilang ke Pak Rudi. Tidak lama, Pak Rudi membantu saya untuk dapatkan bantuan sosial tersebut, terimakasih," ungkap Jumintan.

Menurut Rudianto, PKH sangat membantu warga yang kurang mampu, program ini akan ikut mendorong meningkatkan kesejahteraan warga Babel.

Dirinya pun menegaskan kembali siap mengawal pembagian Kartu PKH tersebut.

“Ini kan program pemerintah, tugas saya adalah controlling (pengawasan), jadi saya akan pastikan warga dapat semua,” kata Rudianto Tjen.

Rudianto Tjen yang kembali mencalonkan diri sabagai anggota DPR RI sangat mengapresiasi program PKH dan Bansos dari pemerintah pusat untuk warga Babel tersebut. Sebab, itu semua dapat meringankan beban mereka.

Menurutnya, PKH merupakan salah satu program Jokowi yang sangat dirasakan manfaatnya.

“Saya sangat mengapresiasi betul program PKH dari Jokowi. Program ini juga sangat dirasakan betul manfaatnya bagi masyarakat Babel,” jelas Rudianto Tjen.

Hal itu dibuktikan secara nyata, melalui catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Pada bulan Maret 2018, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 25,95 juta orang (9,82 persen), berkurang sebesar 633,2 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2017 yang sebesar 26,58 juta orang (10,12 persen).

Rudianto Tjen juga berharap dengan bansos tersebut, akan bisa meringankan kesulitan warga yang memang pendapatannya di bawah rata-rata. Apalagi, Presiden Jokowi juga akan menambah jumlah PKH tersebut.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved