Breaking News:

Jokowi Perintahkan Panglima TNI-Kapolri Tangani Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua

Jokowi pun telah meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar serta menangkap seluruh pelaku penindakan yang sudah

Editor: Edy Yusmanto
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers terkait kasus Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penodaan agama di acara Fruit Indonesia 2016 di Lapangan Parkir Timur Senayan Jakarta, Kamis (16/11/2016). 

POSBELITUNG.CO - Presiden Joko Widodo menegaskan dirinya tidak akan takut terhadap aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang telah melakukan aksi penembakan terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Papua.

"Saya tegaskan bahwa tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal senjata seperti ini di tanah Papua maupun seluruh pelosok tanah air dan kita juga tidak akan pernah takut," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Jokowi pun telah meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar serta menangkap seluruh pelaku penindakan yang sudah termasuk biadab tersebut.

"Saya memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menangani penyerangan dengan penembakan oleh KKB di Papua yang telah mengakibatkan gugurnya para pekerja yang tengah bertugas membangun jalan Trans Papua," papar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal akibat penembakan oleh KKB di Papua.

"Mari kita bersama-sama mendoakan agar para pahlawan pembangunan Trans Papua ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujar Jokowi.

Berita ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi: Tidak Ada Tempat Untuk KKB, Kita Tidak Akan Pernah Takut

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved