Niat Beri Makan Panji Petualang Malah Digigit Ular Kobra, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam postingannya tersebut Panji menceritakan insiden yang nyaris merenggut nyawanya tersebut.

Tayang:
Editor: Alza
posbelitung.co/capture instagram panjipetualang_real
Tangan Panji yang diduga digigit ular kobra 

POSBELITUNG.CO - Pasti sudah sering melihat aksi-aksi menegangkan Panji si Petualang dalam menaklukan berbagai jenis ular di acara televisi bukan?

Nah, kali ini bukan aksinya yang menjadi sorotan.

Namun ada sebuah insiden yang membuat Panji harus dirawat intensif. 

Posbelitung.co mengutip akun @panjipetualang_real menampilkan kabar terbaru sang petualang.

Unggahan itu diposting Senin (10/12/2018) dini hari.

Dalam postingannya tersebut Panji menceritakan insiden yang nyaris merenggut nyawanya tersebut.

Begini tulisan lengkapnya :

"Allah masih sayang.. Niat memberi makan seekor king cobra berakhir buruk, sang raja dengan respon makan luar biasa berusaha meraih makanannya yang saya pegang (ular koros)

Naas bukan makanan yang digigit, sang raja salah gigit, justru tangan saya yang di makan sama ular tersebut.. huft.. disini tuhan/allah berperan.. 

kira2 saya digigit pkl 19:00 wib tadi alhamdulilah hingga pkl 1:56 wib ini saya masih bernafas dan diberi kesehatan.."

kebal? Tidak.. allah yang nolong

Itulah tulisan lengkap yang dibuat akun @panjipetualang_real.

Baca: Wanita 46 Tahun Ngaku Menikahi Hantu Bajak Laut Berusia 300 Tahun, Begini Penjelasannya

Baca: Potong Rambut Murid Secara Paksa, Bu Guru Ini Terancam 3,5 Tahun Penjara

Postingan panjipetualang_real ini menuai banyak sekali pro dan kontra penghuni dunia maya.

Baru diunggah delapan jam yang lalu, sudah lebih dari tuju ribu warganet yang menyukainya.

Baca: Detik-detik Polisi Dibonceng Pemotor Jalanan Tembak Ban Mobil Pelaku Tabrak Lari

Sebagaian dari penghuni dunia maya mengucapkan rasa syukur dan meminta Panji untuk beristirahat agar lekas sembuh.

hariis_abd : tetap sehat bang panji, kita butuh orang yang bisa edukasi seperti bang panji

rzk.fbraharjo : banyakin istirahat dulu bang, ditunda dulu sementara aktivitasnya, jangan banyak digerakkin tangannya

agusmurcahyo : syukur alhamdulilah kondisi mas panji sehat

Dan masih banyak lagi komentar warganet. 

Hati-hati ya babang Panji.

Ular Sendok 

Posbelitung.co melansir wikipedia Indonesia menyebutkan ular sendok atau yang juga dikenal dengan nama kobra adalah sejenis ular berbisa dari suku Elapidae.

Disebut ular sendok (Jw., ula irus) karena ular ini dapat menegakkan dan memipihkan lehernya apabila merasa terganggu oleh musuhnya.

Leher yang memipih dan melengkung itu serupa bentuk sendok atau irus (sendok sayur).

Sejenis dengan kelamin seorang pria, ketika diusik kepalanya akan membesar dan mematok terhadap ancaman yang sedang dihadapi.

Racun Mematikan

Bisa atau racun ular sendok merupakan satu dari sekian banyak jenis bisa terkuat dari jenisnya dan mampu membunuh manusia.

Ular sendok melumpuhkan mangsanya dengan menggigit dan menyuntikkan bisa neurotoksin pada hewan tangkapannya (biasanya binatang mengerat atau burung kecil) melalui taringnya.

Bisa tersebut kemudian melumpuhkan saraf-saraf dan otot-otot si korban (mangsa) dalam waktu yang hanya beberapa menit saja.

Selain itu, ular sendok dapat melumpuhkan korbannya dengan menyemprotkan bisa ke matanya; namun tidak semua kobra dapat melakukan hal ini.

Kobra hanya menyerang manusia bila diserang terlebih dahulu atau merasa terancam. Selain itu, kadang mereka juga hanya menggigit tanpa menyuntikkan bisa (gigitan ‘kosong’ atau gigitan ‘kering’).

Maka tidak semua gigitan kobra pada manusia berakhir dengan kematian, bahkan cukup banyak persentase gigitan yang tidak menimbulkan gejala keracunan pada manusia.

Meski demikian, orang harus tetap berwaspada apabila tergigit ular ini, namun jangan panik. Yang terbaik, perlakukan luka gigitan dengan hati-hati tanpa membuat luka-luka baru di sekitarnya (misalnya untuk mencoba mengeluarkan racun).

Jika mungkin, balutlah dengan cukup kuat (balut dengan tekanan) bagian anggota tubuh antara luka dengan jantung, untuk memperlambat –namun tidak menghentikan– aliran darah ke jantung.

Usahakan korban tidak banyak bergerak, terutama pada anggota tubuh yang tergigit, agar peredaran darah tidak bertambah cepat.

Kemudian bawalah si korban sesegera mungkin ke rumah sakit untuk memperoleh antibisa (biasanya di Indonesia disebut SABU, serum anti bisa ular) dan perawatan yang semestinya.

Semburan bisa ular sendok, apabila mengenai mata, dapat mengakibatkan iritasi menengah dan menimbulkan rasa pedih yang hebat.

Mencucinya bersih-bersih dengan air yang mengalir sesegera mungkin dapat membilas dan menghanyutkan bisa itu, mengurangi iritasi dan mencegah kerusakan yang lebih lanjut pada mata. (posbelitung.co/Edy Yusmanto)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved