Breaking News:

Badan Geopark Paparkan Dossier Geopark Belitong di Pemerintah Provinsi

Badan Pengelola Geopark Belitong memaparkan dossier Geopark kepada pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di ruang rapat

Bangka Pos/Krisyanidayati.
Badan Pengelola Geopark Belitong memaparkan dossier Geopark kepada pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di ruang rapat Tanjung Pesona, Rabu (12/12/2018). 

Badan Geopark Paparkan Dossier Geopark Belitong di Pemerintah Provinsi

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Badan Pengelola Geopark Belitong memaparkan dossier Geopark kepada pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di ruang rapat Tanjung Pesona, Rabu (12/12/2018).

Ketua Umum Badan Pengelola Geopark Belitong Dyah Erawati, memaparkan dossier yang disampaikan ini telah disampaikan Unesco Global Geopark (UGG) dan saat ini masih dalam tahapan penilaian.

Dyah memaparkan tim dari UGG akan turun untuk memverifikasi apa yang telah disampaikan tim Badan Pengelola Geopark untuk memastikan kelayakan Geopark Belitong menjadi Geopark internasional.

"Desember-Januari akan dinilai apakah apa yang kita ajukan ini memiliki warisan geologi yang layak secara internasional, kalau layak akan ada tim asesor yang turun untuk memeriksa ini," ujarnya dalam rapat perkembangan Geopark Belitong, di ruang rapat Tanjung Pesona, Rabu (12/12/2018).

Ia menyebutkan, ada lima kelayakan pulau Belitung sebagai Geopark Global, yakni ujung jalur timah (granit) semenanjung Malaya Berumur Parmo Trias sebagai hasil magmatisme yang berhubungan dengan subduksi. Tersingkapnya batuan metasedimen berumur parmo-karbon yang berumur 250-350 juta tahun. Memiliki keunikan sejarah pertambangan timah tua di Indonesia. TOR Granit dan keterdapatan

"Batu satam dari sisi keunikan memiliki nilai yang tinggi, mudah-mudahan dari lima ini ada yang disetujui, salah satu yang dianggap beberapa ahli yang sangat menonjol billitonite tektit. Tapi kendala belum ada geosidenya, karena kita tidak tau darimana asal batu satam ini," ujarnya.

Ia mengatakan, ada 17 geoside dengan masing-masing keunikan geologis, budaya, tourism, dan biologi.

"Ada 17 geoside yang kita ajukan, nanti waktu ada asesor yang kita pilih hanya 7-8 yang akan kita tunjukkan pada asesor. Untuk infrastruktur juga akan kita sampaikan, kita minta bantuan dari Provinsi untuk memperbaiki infrastruktur dikawasan geoside," tambahnya.

Tak hanya itu, dalam UGG tidak hanya pariwisata tapi juga edukasi. Dikatakannya, dari dinas pendidikan sudah disiapkan buku ajar untuk SD dan SMP.

Halaman
12
Editor: Evan Saputra
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved